Mengenal 12 Bentuk Ketupat Asli Indonesia

Yovie Wicaksono - 28 April 2023
Salah satu penjual anyaman ketupat di Pasar Wonokromo Surabaya, Sri (45). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – “Tak ada lebaran tanpa ketupat”, begitulah kata pepatah. Ketupat atau disebut juga  dengan kupat adalah kuliner khas Indonesia berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa (janur) yang masih muda. Umumnya ketupat ini ditemui saat perayaan Idulfitri.

Kuliner Indonesia yang menyertai ketupat ini antara lain adalah kupat tahu yang merupakan kuliner khas Sunda, Grabag yang berasal dari kabupaten Magelang, kupat glabet dari Kota Tegal, coto makassar berasal dari Makassar, lotek atau gado-gado yang biasanya dihidangkan dengan ketupat atau lontong.  

Florentinus Gregorius Winarno mengungkapkan bentuk-bentuk ketupat asli Indonesia dalam sebuah handout sederhana berjudul “Tumpeng Offering”. 

Pakar ilmu teknologi pangan yang dikenal dengan nama F.G. Winarno ini mendokumentasikan 12 jenis kuliner tradisional yang terbuat dari janur. Berikut 12 bentuk ketupat asli Indonesia:

1. Ketupat Tumpeng  

Seperti namanya, ketupat ini berbentuk seperti tumpeng dengan bentuknya mengerucut serta dasar melebar dan helai janur menjuntai di bagian yang runcing.

2. Ketupat Jago  

Bentuk ketupat ini biasanya digunakan untuk hajatan anak empat bulanan. Harapannya bila bayinya laki-laki, nanti akan menjadi seorang yang jago dengan watak kesatria serta mempunyai kedudukan tinggi. Ketupat jago ini terbuat dari delapan helai janur dengan bentuk segitiga sama kaki dengan ujung yang menjuntai di kanan kiri, dan helaian janur di bagian atasnya diikat.

3. Ketupat Bata  

Ketupat Bata atau dengan nama lain adalah ketupat luwar. Ketupat ini digunakan untuk menyimbolkan tercapainya keinginan serta digunakan untuk mengharapkan jabang bayi dapat lahir dengan mudah dan selamat. Ketupat luwar terdiri dari dua helai janur dan berbentuk persegi panjang layaknya bata. Satu helaian berada di satu sudut, sementara satu helai lainnya keluar di seberang sudut tersebut.

4. Ketupat Bagea  

Ketupat ini berbentuk hampir bundar dengan janur menjuntai di bagian atas, dengan anyaman yang saling menyilang, mirip dengan kue bagea atau mirip kuntum bunga.

5. Ketupat Pendawa

Ketupat Pendawa berbentuk segitiga dengan ujung berupa dua helai janur yang dikepang tampak seperti rambut yang dikepang dua.

6. Ketupat Sidalungguh 

Ketupat ini digunakan pada syukuran empat bulan dan menjadi simbol ditiupkannya roh ke dalam kandungan, sehingga si jabang bayi diberi kedudukan (sido lungguh) sebagai manusia kecil. Bentuknya mungil dengan ujung-ujung di kanan dan kiri.

7. Ketupat Geleng

 Ketupat geleng mempunyai bentuk persegi panjang seperti ketupat bata, namun tanpa helaian janur yang menjuntai keluar.

8. Ketupat Sari

Berbentuk segitiga sama sisi namun lebih kecil daripada ketupat jago, dengan helaiannya keluar di sudut kanan dan kiri.

9. Ketupat Debleng (Sintok) 

Ketupat debleng menyimbolkan wanita cantik dan berbudi luhur, sesuai dengan harapan anak perempuan yang akan lahir. Ilustrasi ketupat dengan bentuk belah ketupat sebenarnya meniru ketupat debleng, sinta, atau sintok. Ujung janurnya keluar di dua sudut yang berseberangan. Ketupat sintok ini menggunakan empat helai janur.

10. Ketupat Sidapurna 

Ketupat ini berbentuk seperti huruf P terbalik atau kipas sate dengan hiasan lipatan janur mirip pita di salah satu sudutnya. Sudut yang bawah pun dilipat sebagai hiasan.

11. Ketupat Bebek 

Ketupat ini berukuran kecil dengan bagian bawahnya sedikit membulat, sementara ujungnya dibiarkan agak panjang dan miring ke atas seperti mulut bebek.

12.  Ketupat Gatep

Ketupat gatep memiliki bentuk yang hampir sama dengan ketupat bebek, namun bentuknya lebih mirip huruf “d” kecil. (*/vi/red)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.