Mahfud MD: Korsel akan Perpanjang Kontrak Tinggal PMI dan Tingkatkan Kuota Beasiswa Pelajar Indonesia

Yovie Wicaksono - 3 September 2023

SR, Seoul – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan bahwa Korea Selatan akan memberikan kesempatan kepada pekerja Indonesia di Korea untuk kerja kontrak lebih panjang, yang semula 4 tahun menjadi 10 tahun.

Selain itu, pemerintah Korea mulai tahun depan juga akan memberikan kuota beasiswa kepada pelajar-pelajar Indonesia untuk belajar di Universitas di Korea sebanyak 2.000 mahasiswa.

“Ada sekurang-kurangnya 47 ribu warga Indonesia di sana, ada yang bekerja, sekolah, atau ikut suami (mixed marriage). Saat membicarakan visa kerja disepakati dan disetujui bahwa kontrak kerja PMI di Korea yang tadinya diberi waktu 4 tahun 7 bulan, akan ditingkatkan menjadi 10 tahun. Kemudian pekerja kasar (dengan visa E9 yang non-skill) seperti pekerja pabrik dan nelayan, kini bisa ditingkatkan ke visa E7 (semi-skill dan skill). Dulu tidak mungkin sekarang dipermudah,” ujar Mahfud MD.

Ia menjelaskan, pekerja Indonesia yang ada di Korea diberi kesempatan untuk kerja kontrak di Korea lebih panjang, yang semula 4 tahun 7 bulan menjadi 10 tahun. Tidak perlu kembali ke tanah air dengan melakukan perpanjangan kontrak lagi.

Kemudian pekerja kasar (dengan visa E9 yang non-skill) seperti pekerja pabrik dan nelayan, kini bisa ditingkatkan ke visa E7 (semi-skill dan skill) yang dulu tidak bisa atau dengan proses yang hampir tidak mungkin. Ini juga bisa ditingkatkan kontraknya dan boleh bawa keluarga. Bahkan bisa menjadi warga negara Korea kalau memenuhi syarat.

Selanjutnya terkait masalah pendidikan, Mahfud menyampaikan, pemerintah Korea mulai tahun depan akan memberikan kuota beasiswa kepada pelajar-pelajar Indonesia untuk belajar di Korea sebanyak 2.000 mahasiswa.

“Ranking universitas di Korea jauh lebih tinggi dari Indonesia, Indonesia paling tinggi ranking 300-an mereka ada di ranking di bawah 100. Kita diberi kesempatan belajar di sana dengan beasiswa dari pemerintah Korea,” ujar Mahfud.

Mahfud menyatakan akan menyampaikan hal ini ke Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, juga kepada Menteri Keuangan, agar beasiswa mandiri juga ditambah agar dapat memberi kesempatan kepada mahasiswa kita untuk belajar kesana. Perlu dipertimbangkan agar universitas-universitas di sana agar dimasukkan ke dalam program LPDP. (ns/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.