Komunitas Keroncong Minta Dukungan Dewan Jatim

Yovie Wicaksono - 9 September 2019
KOKI Jatim temui Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Diana Amaliyah di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, pada Senin (9/9/2019). Foto : (Super Radio)

SR, Surabaya – Komunitas Keroncong Indonesia (KOKI) Jawa Timur temui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) dari Fraksi PDI Perjuangan, Diana Amaliyah di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, pada Senin (9/9/2019).

Sekretaris KOKI Jawa Timur Maulizar mengatakan, tujuan kedatangannya adalah untuk meminta dukungan DPRD Jatim, khususnya Fraksi PDI Perjuangan, karena selama ini musik keroncong dan komunitas musik keroncong dinilai kurang mendapatkan perhatian.

“Saya melihat ini bukan tertidur tapi lebih kepada kurang perhatian, mereka hidup dan berkembang sendiri, dan kedatangan  kami kemari untuk meminta dukungan bahwa kita nanti setelah adanya Komunitas Keroncong Indonesia Jawa Timur ini disini sudah ada program pembinaan, pendidikan, rekrutmen bibit-bibit muda,” ujarnya.

KOKI sendiri sudah terbentuk di Jakarta pada 2016, sementara KOKI Jatim sudah memiliki kepengurusan dan akan disahkan pada 20 September 2019.

Sementara itu, Anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Diana Amaliyah menyambut baik kedatangan tim KOKI Jatim. Terlebih, mereka adalah pelaku seni yang fokus menggali kembali potensi-potensi kebudayaan di Indonesia.

“Seperti keroncong ini kan sebenarnya orang sudah banyak tahu tapi mereka masih belum ngeh bahwa keroncong itu musik yang khas sekali Indonesia, meskipun ada bau-bau blasteran. Tapi ini adalah musik yang khas Indonesia dan semestinya ini menjadi ikon Indonesia,” ujar perempuan yang akrab disapa Sasa ini.

Pihaknya mendorong dan memberikan support kepada komunitas keroncong yang ingin menjadikan keroncong sebagai ikon kebudayaan di Indonesia.

“Kami akan bantu bagaimana kawan-kawan komunitas keroncong yang ada di daerah untuk tahu bahwa ada komunitas ini, kemudian kita bergabung, karena kalau kita ingin mencapai tujuan yang lebih besar itu harus berorganisasi, berkumpul dulu. Kami akan bantu untuk bertemu dengan stakeholder yang ada di daerah,” imbuhnya.

Sasa juga menjelaskan, PDI Perjuangan memiliki Badan Kebudayaan yang sangat terbuka dan bisa bekerja sama dengan komunitas keroncong ini. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.