Komunitas Disabilitas Malang Dilatih Baca Peta Risiko Bencana

Rudy Hartono - 20 August 2025
Sejumlah stakeholder terkait mengikuti pelatihan termasuk penyandang disabilitas ikut diilibatkan dalam simulasi bencana. (foto: rri).

SR, Malang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menegaskan komitmennya pada inklusivitas dengan melibatkan komunitas disabilitas dalam pelatihan mitigasi bencana. Langkah ini dinilai penting agar kelompok rentan juga siap menghadapi situasi darurat.

Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno, mengatakan bahwa peran penyandang disabilitas dalam simulasi bencana tidak boleh diabaikan. “Orang-orang istimewa ini perlu mendapat bekal agar mampu menyampaikan informasi bencana sekaligus cara menyikapinya bagi kelompok disabilitas,” ujarnya, Selasa (19/8/2025).

Peserta pelatihan berasal dari kelurahan-kelurahan dengan masing-masing 5–10 orang, ditambah perwakilan komunitas disabilitas. Menurut Prayitno, keterlibatan ini diharapkan dapat memperkuat jaringan komunikasi bencana di tengah masyarakat.

Ia mencontohkan, dalam kondisi bencana, penyandang disabilitas sering kali menghadapi kendala akses dan evakuasi. Karena itu, dengan dilatih bersama, mereka dapat memahami jalur evakuasi, titik kumpul, hingga mekanisme komunikasi yang efektif.

“Kalau bicara mitigasi, semua pihak harus siap. Termasuk mereka yang punya kebutuhan khusus. Dengan ikut pelatihan, mereka bisa menyampaikan pengalaman dan kebutuhan spesifik yang sering terlupakan,” tambahnya.

Prayitno menegaskan bahwa BPBD tidak ingin ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam kesiapsiagaan bencana. Inklusivitas menjadi bagian penting dalam strategi mitigasi agar penanganan lebih merata.

Selain itu, BPBD Kota Malang juga menyiapkan peta risiko bencana (KRB) yang bisa diakses masyarakat.  “Peta ini nantinya bisa digunakan semua pihak, termasuk komunitas disabilitas, untuk memahami potensi bencana di wilayahnya,” pungkasnya. (*/rri/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.