Komika Pandji Minta Maaf dan Terima Sanksi Adat Seekor Babi dan Lima Ayam
SR, Toraja – Peradilan adat Toraja menjatuhkan sanksi adat kepada komika Pandji Pragiwaksono berupa satu ekor babi dan lima ayam.
Panji yang hadir didampingi kuasa hukumnya Haris Azhar legowo menerima sanksi tersebut, Dalan kesempatan itu ia menyampaikan permohonan maafnya karena kesalahan di stand up comedynya. Ia mengaku hal itu terjadi karena kurangnya literasi.
Panji menjalani peradilan adat Toraja di Tongkonan Layuk Kaero, Sangalla’, Tana Toraja, Selasa (10/2/2025) disaksikan tokoh adat serta perwakilan lembaga adat Toraja lainnya.
Peradilan adat diawali ritual Mekkasala, berupa prosesi permintaan maaf dipimpin seorang Tomina (tetua adat).
Dalam ritual tersebut, tiga ekor ayam dikorbankan sebagai simbol penyesalan dan pemulihan, kemudian dimasak menggunakan bambu sesuai tradisi Toraja.
Pascaritual, perwakilan 32 lembaga adat Toraja silih berganti menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta masukan terkait materi stand up comedy Pandji.
Setelah sesi dialog, para hakim adat menggelar musyawarah tertutup menentukan sanksi adat kepada Panji. Hasilnya, musyawarah memutuskan Pandji dikenai sanksi adat berupa penyediaan dan pengorbanan lima ekor ayam serta seekor babi, Panjipun setuju.
”Pengorbanan hewan tersebut simbol pemulihan atas kesalahan terjadi sebelumnya,” ujar satu Hakim Adat, Sam Barumbun. (*/red)
Tags: denda, komika, minta maaf, pandji, sidang adat, toraja
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





