Khofifah Lantik Hudiono sebagai Pj Bupati Sidoarjo

Yovie Wicaksono - 1 October 2020
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa Lantik Hudiono sebagai Pj Bupati Sidoarjo, Kamis (1/10/2020). Foto : (JNR)

SR, Surabaya – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa melantik Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Jatim, Hudiono sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (1/10/2020).

Usai pelantikan, Khofifah mengatakan, sedianya Surat Keputusan (SK) untuk Pj Bupati Sidoarjo sudah siap sejak siang kemarin, Rabu (30/9/2020). Kemudian langsung dikoordinasikan dengan Karo Pemerintahan, dan Tim Kemendagri. “Dan sudah dapat copy putusannya kemarin siang, maka saya minta disegerakan proses pelantikannya,” ujar Khofifah.

Khofifah minta Pj Bupati Sidoarjo segera berlari kencang dalam melakukan finalisasi kaitannya dalam proses pembahasan PAPBD 2020 sekaligus RAPBD 2021. “Saya minta kepada Pj Bupati Sidoarjo segera berlari kencang untuk melakukan finalisasi dari seluruh proses pembahasan PAPBD dan  RAPBD Tahun 2021,” ungkapnya.

Oleh karena itu, koordinasi bersama Sekda Sidoarjo harus segera dimatangkan untuk membahas proses pembangunan terutama pada PAPBD dan RAPBD. RAPBD ini lanjut Khofifah, harus berbasis RKPD yang telah disesuaikan.

Koordinasi Forkopimda dengan Ketua DPRD Sidoarjo dan Plh Sidoarjo sudah dilakukan. Maka hari ini, harus disegerakan mengingat seluruh proses membutuhkan waktu, telaah dan proses yang menghasilkan dampak berkelanjutan ke depan, sehingga dapat dilaksanakan oleh kepala daerah terpilih pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Terkait pengendalian Covid-19 di Sidoarjo, Gubernur menyampaikan rasa terima kasih atas segala dedikasi dan upaya yang telah terbukti bisa menurunkan angka penyebaran Covid-19. Ia juga minta agar terus meningkatkan pengendalian penyebaran melalui operasi yustisi yang ketat. Kesuksesan operasi yustisi ini bisa dilihat pada 14 – 28 September yang mendapatkan hasil yang cukup signifikan.

“Signifikansi dari operasi yustisi ini bisa menjadi upaya nyata dalam memutus penyebaran Covid-19 di Sidoarjo. Rantai Covid-19 memang belum  bisa kita hentikan, yang harus kita lakukan adalah melandaikan. Untuk itu, kewaspadaan dengan mengajak masyarakat disiplin mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) yang ada harus tetap dilakukan,” jelasnya.

Khusus kepada Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sidoarjo, Khofifah menekankan untuk terus melakukan gerakan produktif untuk mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya menggunakan masker. Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi terhadap semua pihak harus ditingkatkan.

“Saya minta TP PKK Prov Jatim lebih mengoptimalkan gerakan dan mengedukasi kepada masyarakat terkait penerapan Prokes dan penggunaan masker secara aman dan benar. Sehingga angka penyebaran kesembuhan, kematian ini bisa terus berkurang, sekaligus terhindar dari klaster baru,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pelantikan Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dan Ketua Dekranasda Kabupaten Sidoarjo yakni Hj Muzayiningsih Hudiono oleh Ketua TP PKK Prov. Jatim sekaligus Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.