Khofifah Berangkatkan Program Mudik Bareng Gratis Pertama Kali dari Jakarta ke Jatim

Yovie Wicaksono - 27 April 2022

SR, Jakarta – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan sebanyak 431 pemudik dari Jakarta dan sekitarnya untuk pulang kampung ke Jawa Timur dengan menggunakan 10 armada bus dari Halaman Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia, Jakarta, Selasa (26/4/2022). 

Program mudik bareng gratis dari Jakarta ke Jatim ini melengkapi program Mudik Bareng Gratis dengan tujuan antar kota dalam provinsi yang telah ada tahun-tahun sebelumnya. 

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan, inisiatif ini merupakan respon Pemprov Jatim atas banyaknya permintaan dari perantau asal Jatim yang juga menginginkan adanya program mudik bareng gratis semacam ini. 

Khofifah mengatakan, ini menjadi kado lebaran bagi para perantau Jatim yang sudah dua tahun ini tidak bisa pulang kampung akibat pandemi covid-19. 

“Alhamdulillah, ini pertama kalinya kita menggelar Mudik Bareng Gratis dari Jakarta ke Jatim. Pemudik difasilitasi untuk pulang kampung ke 18 daerah di Jawa Timur,” kata Khofifah.

Dirinya berharap, dengan adanya mudik gratis ini dapat membantu kebutuhan masyarakat yang menjadi tradisi menuju lebaran.

“Harapan kita bisa dibayangkan, kalau semua bawa mobil pribadi justru akan memberikan ruang bagi kemacetan. Dengan adanya mudik gratis ini tentunya akan mengurangi kemacetan,” ujar Khofifah.

Lebih lanjut mantan Menteri Sosial RI ini juga menyampaikan, mudik gratis ini juga sekaligus membangun silaturahmi antar sesama warga Jawa Timur yang mengadu nasib di Jakarta.

“Ada rumpun Madiun Raya, bisa bersilaturahmi karena bertemu di Armada bus mudik. Lebih dari itu ini merupakan pelayanan publik Pemprov Jatim kepada warga yang ada di Jakarta. Bahagia mereka, bahagia kita semua,” ujar Khofifah.

Khofifah juga memuji solidaritas antar warga Jawa Timur yang ada di Jakarta. Dirinya juga mendengarkan cerita dari masyarakat yang mengatakan jika saat pandemi Covid-19 lalu, warga Jatim yang tinggal di Jakarta saling bahu membahu-membahu menolong jika ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Koneksitas diantara mereka, saling tolong-menolong cukup kuat. Oleh karena itu, mudik saat ini suasananya sudah diijinkan oleh Pemerintah diharapkan seperti pesan Pak Kapolri Mudik aman dan sehat. Saya tambahkan juga harus lancar dan selamat,” ujar Khofifah.

Tak hanya mudik gratis Jakarta-Jawa Timur, Khofifah juga mengatakan di area Jawa Timur sendiri Pemprov Jatim juga menyelenggarakan mudik gratis dengan menyediakan 100 bus dengan tujuan 15 kabupaten/kota.

Adapun detail rute tujuan mudik dari Jakarta ke Jatim yang disediakan meliputi rute Jakarta-Pacitan disediakan 2 bus, kemudian Jakarta-Ponorogo-Magetan-Madiun-Ngawi disediakan 1 bus, Jakarta-Kertosono-Nganjuk disediakan 1 bus, Jakarta-Lamongan-Tuban-Bojonegoro disediakan 1 bus.

Selain itu juga untuk tujuan Jakarta-Tulungagung-Kediri-Blitar disediakan sebanyak 1 bus, Jakarta-Surabaya-Madura disediakan 2 bus, Jakarta-Malang disediakan 1 bus, dan Jakarta-Jember-Pasuruan-Probolinggo disediakan 1 bus.

Rute tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang mengikuti program mudik gratis Jakarta-Jatim oleh Pemprov Jatim tersebut. Salah satunya Suwanan (56) yang bekerja sebagai tukang las di kawasan Cikupa Jakarta. 

Sudah 20 tahun bapak dua anak tersebut mengadu nasib di Jakarta. Kali ini, bersama seorang putrinya, Suwanan mengikuti mudik gratis dengan tujuan Mojokerto.

“Alhamdulillah bisa menyambangi makam orang tua. Saya sudah patah semangat awalnya karena tahu lebaran ini tidak ada uang untuk mudik. Saya sangat bersyukur ada program mudik gratis ini dari Ibu Gubernur Khofifah. Saya tidak bisa berkata-kata, saya hanya bisa berdoa agar ibu Gubernur panjang umur, sehat selalu dan dilimpahkan rizkinya,” kata Suwanan.

Sama halnya dengan Suharti (67) seorang ibu yang mengikuti program mudik gratis Jakarta-Jatim ini. Dirinya bercerita, sudah 3 tahun ibu dua anak ini tidak pulang ke kampung halaman.

“Saya doakan, semoga terus berjalan kepemimpinan Ibu Khofifah. Semoga terus sukses, dan Jatim semakin maju,” ujar Suharti yang mengatakan 10 tahun tinggal di Bekasi tersebut.

Tak berbeda jauh dengan Willi (42) yang juga mengikuti mudik gratis dengan rute ke Pacitan. Sambil menggendong anaknya yang berusia 7 bulan, Willi mengaku sangat senang dapat pulang ke kampung lengkap bersama dengan anak dan istri.

“Saya sangat senang 3 tahun ini tidak  pulang. Dengan adanya mudik gratis ini saya bisa pulang ke kampung halaman Pacitan. Alhamdulilah terimakasih Ibu Khofifah,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.