Ketua PBNU Tolak Pembubaran MUI

Yovie Wicaksono - 19 November 2021
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj. Foto : (Istimewa)

SR, Kediri – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menolak desakan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) setelah adanya penangkapan anggota Komisi Fatwa MUI oleh Densus 88 Antiteror.

Menurutnya, itu hanya dilakukan oleh segelintir orang yang merupakan oknum di dalam Majelis Ulama Indonesia. “Ya saya tidak setuju terkait hal itu,” ujarnya saat menghadiri peresmian Masjid Al Makhrus di Kampus Instititut Agama Islam Tribakti, Lirboyo, Kediri, Kamis (18/19/2021).

Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya Densus 88 anti teror untuk melakukan penangkapan terhadap siapa pun yang diduga terlibat jaringan teroris.

“Siapa pun yang memang tercium terlibat terorisme harus ditindak. Tidak peduli dari mana asal ormasnya,” tandasnya.

Ia menambahkan, jika memang ada yang berafiliasi dengan organisasi terlarang semacam Jamaah Islamiyah (JI), Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) maupun Jamaah Ansharut Daulah (JAD), ia mempersilahkan Densus 88 untuk melakukan penindakan upaya hukum.

“Sekali lagi siapa pun yang terlibat teroris JI ataupun JAD, silahkan pemerintah, Polisi, Densus 88 menindaknya. Tidak pandang bulu dari ormas manapun. InsyaAllah tidak ada,” ujar pria yang akrab disapa Kang Said ini. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.