Kelompok Difabel Ikut Sumbang Pertanyaan di Debat Cagub Jatim 2024

Yovie Wicaksono - 16 October 2024
Ilustrasi - Kelompok difabel berpartisipasi sosialisasi pilkada. (net)

SR, Surabaya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim melibatkan kelompok difabel dalam perumusan isu debat Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jatim 2024.

Hal tersebut disampaikan Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jatim, Nur Salam usai Rakor Debat Publik Pilgub Jatim 2024 bersama Pimpinan Radio dan TV, Rabu (16/10/2024).

“Sehingga ini penting kami laksanakan karena hak atas konstitusi mereka, bukan hanya dapat memilih tapi semua tahapannya juga harus kami berikan hak khusus untuk difabel,” ujarnya.

Salam mengatakan, guna mewujudkan pilkada yang inklusif pihaknya menggandeng beberapa kelompok difabel untuk turut merancang pertanyaan di debat nanti.

Kumpulan isu terkait disabilitas itu nantinya ditawarkan ke 7 panelis dengan harapan menjadi bahan dalam debat yang berlangsung Jumat (18/10/2024) mendatang.

“Termasuk tema dan poin terkait difabel juga disampaikan perwakilan organisasi ke panelis. Difabel ada beberapa organisasi hari ini masih koordinasi,” ujarnya.

Tak hanya pada perumusan isu, pihaknya juga memfasilitasi akses teman-teman difabel untuk turut menyaksikan debat. Hal itu diwujudkan lewat beberapa langkah.

Untuk teman-teman tuli difasilitasi lewat penerjemah bahasa isyarat yang ditampilkan saat debat. Lalu teman-teman tunanetra dapat turut mengikuti debat lewat televisi dan radio yang menayangkan relay acara.

“Di regulasi KPI itu ada dan menyarankan untuk memfasilitasi difabel tidak hanya debat. Dari tahap awal sampai akhir, termasuk terlibat di rekapitulasi suara,” tuturnya.

Bukan tanpa alasan. Nur Salam menyebut, radio dipilih dengan pertimbangan tertentu. Sinergi KPU dengan radio tersebut diharapkan bisa menjangkau masyarakat yang sehari-hari kesulitan menonton televisi karena kendala sinyal.

“Untuk kawan tuna netra kami gandeng radio karena media itu beragam mungkin ada beberapa daerah yang terkendala sinyal tv ada juga yang tidak punya tv, adanya radio jadi kami fasilitasi ini,” pungkasnya. (hk/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.