Kebun Binatang Surbaya Mulai Terapkan Parkir Nontunai 

Rudy Hartono - 14 April 2026
Ilustrasi Kebun Binatang Surabaya. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya  – Pemerintah Kota Surabaya menerapkan sistem parkir digital atau pembayaran nontunai di kawasan wisata Kebun Binatang Surabaya (KBS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi serta mendorong digitalisasi layanan parkir.

Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) KBS Muhammad Nahroni dalam keterangannya di Kota Surabaya, Senin (13/4/2026), menjelaskan, sebelum diimplementasikan koordinasi intensif telah dilakukan mengingat sistem ini merupakan hal baru, baik bagi pengelola KBS maupun pengunjung.

“Meski demikian pada tahap awal penerapan, sistem parkir digital berjalan lancar. Kemarin waktu kita implementasi awal, alhamdulillah tidak ada kendala,” katanya.

Terkait tarif, Nahroni memastikan tidak ada perubahan dibanding sebelumnya, dengan tarif parkir sepeda motor sebesar Rp5.000 dan mobil Rp10.000 dengan sistem flat. Selain itu, sistem pembayaran nontunai yang diterapkan cukup fleksibel karena dapat menggunakan berbagai metode pembayaran digital. “QRIS bisa, pakai e-money semua juga bisa di kami,” katanya.

Nahroni mengungkapkan respons pengunjung terhadap sistem parkir digital ini cenderung positif. Meski demikian, ia mengakui bahwa dalam kondisi ramai transaksi menggunakan QRIS membutuhkan waktu lebih lama dibanding metode lain.

“Kita sudah koordinasi dengan teman-teman Dishub, ketika nanti pengunjung ramai, kita akan tambah alat sehingga kita gunting seperti di tol. Secara implementasi tidak ada kendala,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama periode libur nasional dan cuti bersama Nyepi serta Idul Fitri 2026 jumlah pengunjung KBS tercatat mencapai sekitar 40 ribu orang. Mayoritas pengunjung merupakan keluarga yang memanfaatkan momen liburan untuk mengajak anak-anak mengenal satwa secara langsung.

Dari sisi akses, pintu utama dan pintu 12 masih menjadi jalur favorit pengunjung. Sementara itu, keberadaan Tunnel Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) – KBS turut berkontribusi signifikan dengan menyumbang sekitar 40 hingga 49 persen dari total arus kunjungan ke kawasan tersebut.  (*/ant/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.