Jalan Layang Juanda di Aloha Sidoarjo Difungsikan saat Mudik Lebaran

Yovie Wicaksono - 6 April 2024

SR, Surabaya – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali memfungsikan jalan layang Juanda di Aloha Sidoarjo saat mudik Lebaran 2024.

Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBPJN Jawa Timur-Bali Nanang Permadi mengatakan jalan layang akan difungsionalkan hingga 19 April 2024, karena merupakan salah satu akses utama menuju ke Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

“Hal itu untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dari Surabaya dan Sidoarjo menuju Bandara Internasional Juanda,” katanya, Jumat (5/4/2024).

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengapresiasi fungsional jalan tersebut karena bisa mengurai kemacetan yang terjadi di wilayah tersebut, terlebih lagi saat musim mudik Lebaran seperti sekarang ini.

“BBPJN Jawa Timur Bali juga bekerja sama dengan pihak terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo dan pihak Kepolisian untuk memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini, yang diharapkan dapat memperlancar akses pemudik dalam perjalanan mereka menuju kampung halaman saat merayakan Lebaran tahun ini,” ujarnya melansir Antara.

Gus Muhdlor, sapaan akrabnya, juga menegaskan agar masyarakat tetap patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas yang ada untuk keselamatan bersama.

“Tetap berhati-hati di jalan, patuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada untuk keselamatan bersama,” ujarnya.

Sekadar informasi, jalan layang Juanda telah dimulai sejak tanggal kontrak 1 November 2022 dengan masa pembangunan 540 hari kalender.

Konstruksi flyover dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR melalui APBN tahun 2022-2024 (MYC) senilai Rp332,8 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya (Persero)-PT Nindya Karya (Persero).

Secara fisik, jalan layang Juanda memiliki total panjang 858 meter dengan dua struktur jembatan layang, yakni jalan layang A dengan frontage Sidoarjo menuju jalan akses Bandara Juanda sepanjang 435 meter dan jalan layang B dengan frontage akses Bandara Juanda menuju Surabaya sepanjang 423 meter. Masing-masing jalan layang dilengkapi ramp menuju Sidoarjo maupun Surabaya.

Perubahan nama dari jalan layang Aloha menjadi Juanda merupakan bentuk penghormatan atas jasa Pahlawan Nasional Djuanda Kartawidjaja, pencetus Deklarasi Djuanda tahun 1957 dan penggagas pembangunan bandara internasional di Jawa Timur. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.