Inovasi Budidaya Bawang Merah dengan Tanam Biji Lebih Murah Produksi
SR, Kediri – Tanaman bawang merah adalah salah satu tanaman holtikultura yang sejak lama banyak dibudidayakan secara intensif. Untuk teknik cara penanaman bawang merah sendiri ada banyak diantaranya yaitu dengan cara tanam umbi dan tanam biji, namun kebanyakan petani di Indonesia lebih familiar dengan cara tanam dengan umbi.
Dalam kesempatan berdialog bersama RRI Kediri, Rinto Lantur, selaku pemilik usaha Bolotani.com yang ada di Kabupaten Kediri menyampaikan, secara umum penanaman bawang merah biasanya dihasilkan dari bibit umbi sekitar umur 3-5 bulan ketika siap menjadi bibit dan bawang merah ini dapat ditanam baik didaerah dataran tinggi maupun dataran rendah.
Rinto sendiri pada mulanya menanam bawang merah dengan menggunakan teknik umbi, lalu seiring berjalannya waktu dan mempertimbangkan beberapa aspek hingga pada akhirnya beralih cara tanam dengan menggunakan tanam biji ia pun memberikan alasan mengapa beralih menggunakan teknik tanam biji.
“Berawal dari ketidak sengajaan, pada tahun 2020 silam ketika harga umbi mahal lalu mendapatkan saran dari rekan petani untuk beralih ke teknik tanam biji yang mana terdapat tahapan cara menanam lebih banyak ketimbang menggunakan teknik umbi dan pada akhirnya beralih menggunakan teknik biji hingga saat ini,” jelas Rinto, Jumat, (17/5/24).
Tampilkan SemuaTags: bawang merah, Petani kediri, Rinto Luhur, tanam biji, tanam umbi
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





