Indonesia Kecam Berulangnya Kasus Penyiksaan PMI di Malaysia

Yovie Wicaksono - 26 November 2020
Ilustrasi.

SR, Jakarta – Indonesia mengecam keras berulangnya kasus penyiksaan pekerja migran Indonesia (PMI) terutama di sektor domestik oleh majikan di Malaysia.

Setelah kasus meninggalnya Adelina Lisau di Penang yang dimana hingga saat ini majikan belum mendapatkan ganjaran hukum atas perbuatannya, kali ini MH, seorang pekerja migran Indonesia sektor domestik telah mengalami berbagai penyiksaan yang dilakukan majikannya di wilayah Kuala Lumpur Malaysia.

MH berhasil di selamatkan Polis Diraja Malaysia (PDRM) atau Kepolisian Malaysia pada 24 November 2020 berdasarkan informasi awal yang diberikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tenaganita dan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Sang majikan saat ini telah ditahan. MH sendiri mengalami penyiksaan antara lain pemukulan dengan benda tumpul, luka sayatan benda tajam, disiram air panas dan tidak diberi makan. Saat ini MH berada di RS Kuala Lumpur untuk mendapatkan perawatan.

“Indonesia meminta otoritas Malaysia melakukan pengawasan yang ketat terhadap majikan, menjamin perlindungan yang baik terhadap pekerja migran serta melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku,” sebut keterangan pers Kemlu RI seperti dikutip dari situs kemlu.go.id pada Kamis (26/11/2020).

Selain itu, Indonesia juga mendorong penyelesaian segera perpanjangan MoU penempatan pekerja sektor domestik yang telah berakhir sejak 2016.

Pemerintah juga menegaskan bahwa KBRI Kuala Lumpur akan terus mendampingi MH dan akan menunjuk pengacara retainer untuk memonitoring proses penegakan hukum terhadap majikan sesuai hukum yang berlaku. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.