Hari Santri, Anggota DPRD Jatim akan Kenakan Sarung dan Jas saat Paripurna

Yovie Wicaksono - 21 October 2020
Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Kusnadi. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada 22 Oktober, DPRD Jatim akan menggelar rapat paripurna dengan agenda Laporan Dapil Reses dan pengambilan keputusan Raperda Desa menjadi inisiatif DPRD Jatim. Yang menarik, dalam kegiatan tersebut seluruh anggota DPRD yang hadir maupun undangan akan mengenakan sarung dengan setelan jas.

“Ini memang bagian dari cerminan kearifan lokal di Jatim dan menghormati ulama dan para santri. Apalagi DPRD Jatim juga representasi dari masyarakat Jatim sehingga perlu dihargai dengan cara merepresentasikan kebiasaan santri mengenakan sarung,” kata Ketua DPRD Jatim, Kusnadi, Rabu (21/10/2020).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, Provinsi Jawa Timur masyarakatnya dikenal religius dan nasionalis sehingga banyak memiliki pondok pesantren baik salaf maupun modern yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jatim. 

“Kami ingin tunjukkan dari lembaga yang merepresentasikan kaum santri walaupun itu bukan satu-satunya, sangat menghargai kearifan lokal khususnya para santri di Jatim,” tegas Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Selain itu, imbuh Kusnadi, dalam rapat pimpinan bersama para ketua fraksi DPRD Jatim disepakati bahwa yang akan memimpin rapat paripurna adalah Sahat Tua Simanjuntak selaku Wakil Ketua DPRD Jatim. 

“Kita tahu beliau itu non muslim tapi dia yang ditunjuk untuk memimpin paripurna. Kami ingin menunjukkan pesan bahwa keberagaman dan toleransi di Jatim sangat tinggi dan dihargai. Kami ingin menunjukkan massage inilah Indonesia,” pungkas Kusnadi. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.