Gua Maria Lourdes Pohsarang Kediri Kembali Dibuka

Yovie Wicaksono - 4 October 2020
Gua Maria Lourdes Pohsarang Kediri. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Setelah sekian bulan ditutup, Gua Maria Lourdes Pohsarang di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, kembali dibuka untuk umum sejak 1 Oktober 2020 lalu, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. 

“Sudah mulai dibuka sejak tanggal 1 Oktober 2020 kemarin, setelah mendapat izin dari keuskupan Surabaya,” ujar Sugeng, salah satu jemaat gereja setempat, Minggu (4/10/2020).

Jumlah jemaat yang diizinkan masuk dibatasi hanya 100 orang per hari dengan batasan usia 11 – 60 tahun. Pengunjung dari luar daerah juga diwajibkan untuk membawa rekomendasi surat sehat.

Meski sudah dibuka, namun ada beberapa titik lokasi yang berada di dalam masih ditutup dan tidak boleh dikunjungi. Diantaranya Jalan Salib, Pondok Rosario, Bukit Tabor dan Pendopo Emaus. 

Kemudian bagi pengunjung yang hendak berziarah ke makam para uskup juga dibatasi sampai dengan 90 menit.

Lantaran masih dalam kondisi pandemi, para pengunjung diwajibkan untuk memakai masker, dan membawa hand sanitizer. Pihak pengelola juga telah menyediakan sejumlah tempat untuk cuci tangan.  

Sejak dibuka tiga hari lalu, jumlah pengunjung yang datang tidak begitu banyak dan didominasi oleh pengunjung asal Kediri. “Ya mungkin masih belum tahu, kalau disini sudah kembali  dibuka,” ujar Sugeng.

Sekedar informasi, lokasi Gua Maria Lourdes Pohsarang ini terletak di lereng kaki Gunung Wilis di ketinggian 400 meter diatas permukaan laut dengan suhu udara yang sejuk. Gua ini terletak sekira 10 kilometer arah barat daya kota Kediri. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.