DPRD Jatim Tepis Rumor Penularan Hepatitis Akut karena Vaksin Covid-19

Yovie Wicaksono - 7 June 2022

SR, Kediri – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan kabar yang menyebut jika penularan penyakit hepatitis akut dikarenakan vaksin Covid-19.

“Karena rumor waktu itu, bahwa hepatitis akut karena anak-anak di vaksin. Ini kan tidak nyambung. Setelah diselidiki oleh tim kedokteran dari Jakarta maupun provinsi ternyata tidak ada ketertarikan sama sekali,” ujar Renny saat di Kediri.

Ia mengatakan, hepatitis akut identik menyerang pada anak berusia 16 tahun ke bawah. Menurutnya hepatitis akut bisa dikategorikan tergolong penyakit berbahaya. Apabila pasien tidak segera ditangani secara tepat dan cepat, bisa menyebabkan kematian.

“Bagaimana cara mengatasinya? adalah berperilaku hidup bersih. Itu untuk mencegah. Seperti Covid-19 kita tidak tahu datangnya dari mana tiba-tiba tertular. Lah ini masih dicari penyebabnya, berkembangnya bagaimana dan penularannya bagaimana,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga telah membantah terkait isu kasus hepatitis akut misterius yang disebabkan oleh vaksin Covid-19, lantaran informasi tersebut belum memiliki dasar yang jelas.

Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi IDAI Muzal Kadim mengatakan, berdasarkan perkembangan di berbagai negara, termasuk Indonesia, penyakit hepatitis yang belum diketahui penyebabnya ini justru mayoritas menyerang anak-anak yang belum divaksin Covid-19.

“Kasus yang muncul saat ini justru belum divaksin karena kebanyakan anak di bawah 6 tahun bahkan 2 tahun ke bawah ya kalau yang di UK itu banyaknya,” kata dokter spesialis anak RS Pondok Indah itu dalam diskusi virtual beberapa waktu lalu. (rh/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.