Dihadapan Ketua Dewan, Warga Mojokerto Keluarkan Unek-Unek

Yovie Wicaksono - 18 March 2026
Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti saat Gelaran Reses di DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto. Foto : (Super Radio/Nur Ifa)

SR,Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto memulai program Serap Aspirasi Masyarakat (Reses) pertama masa persidangan I. Program ini dimanfaatkan dengan baik oleh Ketua DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti.

Kader PDI Perjuangan ini memulai resesnya sejak Minggu (15/3/2026). Bertempat di kantor DPC partai, Ery mendengarkan setiap unek-unek dari warga yang hadir.

Dalam sesi tanya jawab, terungkap beberapa masalah yang ada di masyarakat, mulai dari fasilitas sosial hingga infrastruktur.

Salah satu usulan yang menarik adalah pengadaan alat rukun kematian, seperti tandu besi untuk jenazah, alat pemandian jenazah, dan kereta jenazah karena jarak pemakaman yang jauh.

Terkait hal ini, Ery mengatakan, akan bekerjasama dengan kelurahan setempat untuk segera difasilitasi melalui Dana Kelurahan (Dakel).

Selain itu, ada juga warga yang mengeluh terkait tindak lanjut tanggul/plengsengan sungai di Tropodo yang rawan longsor. Menanggapi hal ini, DPRD akan kembali berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan pihak provinsi karena merupakan kewenangan Jawa Timur.

”Semua aspirasi dan usulan unek-unek panjenengan, pasti akan kami kawal baik mulai tahapan perencanaan hingga realisasi. Tidak banyak yang saya janjikan, tetapi minimal panjenengan semua sudah merasakan bahwa kami selalu merealisasikan apa yang penjenengan sampaikan, baik di forum reses maupun di forum yang lain,” tegas perempuan yang mengenakan baju merah ini dihadapan warga.

Ery memastikan Fraksi PDI Perjuangan akan selalu mengawal aspirasi masyarakat mulai dari perencanaan hingga realisasi.

Sekadar informasi, reses awal ini, dihadiri oleh warga dari dua kelurahan, yaitu Kelurahan Miji dan Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. (fa/red)

 

 

 

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.