Kementan Siapkan 4 Juta Vaksin untuk Tangani Wabah PMK
SR, Trenggalek – Lebih dari 200 ekor ternak sapi di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur dilaporkan terjangkit wabah PMK (penyakit mulut dan kuku) dengan 10 ekor di antaranya mati karena kondisi memburuk dan tak segera tertangani.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek, Ririn Hari Setiani, Selasa (7/1/2025), mengungkapkan, peningkatan kasus PMK signifikan terjadi sejak akhir Desember 2024.
“Pada minggu terakhir 2024 terdapat 79 ekor hewan ternak yang terjangkit PMK. Semua telah diobati, tetapi angka kesembuhan belum mencapai 100 persen,” katanya.
Dari jumlah itu, 15 ekor sembuh, tiga ekor dipotong paksa, lima ekor dijual, tiga ekor mati, dan 53 ekor masih sakit. Namun, jumlah kasus kembali melonjak pada awal 2025 dengan tambahan 156 kasus baru.
Ririn menambahkan, pihaknya terus mengintensifkan edukasi untuk mencegah penyebaran PMK sembari menunggu distribusi vaksin dari Kementerian Pertanian dan pemerintah provinsi. “Anggaran daerah untuk vaksinasi sangat terbatas, sehingga kami mengandalkan bantuan vaksin dari pemerintah pusat dan provinsi. Sementara itu, kami mengimbau peternak untuk melakukan vaksinasi mandiri jika memungkinkan,” ujarnya.
Langkah pencegahan lain yang dilakukan adalah memperketat pengawasan lalu lintas ternak di wilayah Trenggalek.
Situbondo 210 Kasus PMK
Terpisah, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat jumlah ternak sapi yang terindikasi terpapar penyakit mulut dan kuku atau PMK bertambah menjadi 210 ekor dari sebelumnya 82 ekor sapi.
Dari 210 ekor ternak sapi itu 43 ekor sapi milik peternak mati atau kematian ternak sapi mati diduga terpapar virus PMK dalam sepekan bertambah delapan ekor sapi (sebelumnya mati 35 ekor).
“Vaksinasi PMK sudah kami lakukan, namun virus penyakit mulut dan kuku pada ternak ini penyebarannya sangat cepat,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo Achmad Junaidi saat rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Situbondo. (*/ant/red)
Tags: PMK, sapi, Situbondo, superradio.id, Trenggalek
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





