Sebanyak 17 Warga Binaan Lapas Kediri Mendapat Remisi

Yovie Wicaksono - 18 August 2021
Sebanyak 17 Warga Binaan Lapas Kediri Mendapat Remisi. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Sebanyak 17 penghuni lapas kelas 2A Kediri mendapat remisi bebas langsung dari Kemenkumham RI. Dari 17 orang yang dinyatakan langsung bebas, 11 diantaranya diizinkan langsung keluar dari lapas, sementara 6 lainnya masih menunggu kepengurusan administrasi.

Selepas keluar dari pintu gerbang lapas, ke 11 mantan warga binaan ini melakukan sujud syukur. Ekpresi haru terlihat diwajah mereka. Apalagi mereka langsung disambut oleh pihak keluarga yang sudah menunggu diluar.

Kalapas kelas 2A  Kediri, Asih Widodo mengatakan, sebelumya ia sudah mengajukan usulan  506 orang penghuni lapas untuk mendapat remisi pengurangan masa tahanan kepada Kemenkumham.

Dari ratusan penghuni lapas yang diajukan untuk mendapat remisi, pada umumnya mereka tersandung  kasus narkoba serta pidana lainnya seperti pencurian.

Sementara itu, salah satu ketentuan untuk mendapat remisi, selama menjalani masa hukuman di lapas, mereka harus berperilaku baik serta lolos persyaratan administratif.

“Kita sudah mengusulkan 506 orang, untuk RU1 pengurangan tidak langsung bebas, dan RU2 dia bebas langsung sebanyak 17 orang,” ujar Asih Widodo, Selasa (17/8/2021).

Ia mengatakan bahwa ada dua orang penghuni lapas kasus terorisme yang tidak mendapat remisi lantaran masih belum dinyatakan memenuhi syarat untuk diajukan. Asih Widodo mengaku, pihaknya masih terus berupaya meyakinkan kepada 2 orang warga binaan tersebut agar selalu mencintai NKRI.

“Kasus terorisme belum dapat remisi, untuk pembinaanya dia tidak kita pisahkan dengan penghuni lapas lainnya. Mereka berdua bisa tetap berbaur, tetapi pengawasan dan pendekatan secara intens kita lakukan padanya. Saya rasa doktrin mereka sudah tidak jalan di lapas Kediri, kita terus berupaya agar dia mencintai NKRI, kita terus berupaya semoga dia bisa berubah, itu harapan kita semua,” ujarnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.