Salurkan Beasiswa Pendidikan, Bukti Puti Pedulikan Warga Pinggiran Kota

Yovie Wicaksono - 31 July 2022

SR, Surabaya – Cucu Presiden Pertama Indonesia, Puti Guntur Soekarno terus memperhatikan pendidikan anak-anak Indonesia, khususnya yang berada di area Surabaya dan Sidoarjo.

Banyak daerah yang sudah menerima manfaat penyaluran beasiswa dari jaring aspirasi Puti Guntur Soekarno sebagai anggota DPR RI. Beberapa area Sidoarjo sudah merasakannya, sedangkan di Surabaya, Puti telah memasuki beberapa kelurahan di semua kecamatan yang ada, diantaranya perkampungan Putat Gede, Gubeng Klingsingan, Mojo, Tanah Kali Kedinding, Kupang Krajan dan Kelurahan Banyu Urip yang menjadi sasaran terbaru untuk menyalurkan beasiswa.

“Kami sangat senang dengan adanya program penyaluran beasiswa untuk anak-anak sekolah,” kata Ketua RW 4 Kelurahan Banyu Urip Surabaya, Achmad Setyanto.

Setyanto mengatakan, selama ini sangat jarang anggota DPR yang memperhatikan masyarakat kecil, apalagi sampai memberikan beasiswa kepada anak-anak. Sementara Puti secara jelas melalui jaring aspirasi bakal memberikan beasiswa.

“Beliau Mbak Puti tidak hanya janji saja. Namun programnya disertai bukti,” ujarnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno, Aliyudin mengatakan, Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang disalurkan secara berkelanjutan kepada warga masyarakat yang membutuhkan. Program ini memiliki persyaratan yang harus dipenuhi, misalnya anak berprestasi, dari keluarga yang kurang mampu. 

“Setiap tahun ada program ini (PIP). Jadi putra-putri Bapak-Ibu yang menjadi peserta didik atau siswa sekolah, harus didaftarkan lagi jika ingin mendapatkan PIP,” katanya.

Aliyudin menuturkan, PIP diluncurkan oleh Kemendikbud Ristek sejak era pemerintahan Presiden Jokowi dengan tujuan untuk membantu pembiayaan pendidikan warga masyarakat yang membutuhkan.

Dimana untuk jenjang pendidikan SD, mendapatkan Rp 450 ribu per tahun, SMP Rp 750 ribu per tahun, dan untuk jenjang SMA/SMK Rp 1 juta per tahun. 

“Peruntukannya untuk membantu biaya pendidikan putra-putri Bapak-Ibu penerima manfaat PIP. Jangan untuk yang lain-lain, yang tidak terkait dengan kebutuhan biaya pendidikan,” pungkas Aliyudin. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.