Risiko Tinggi Anak Sekolah Sumberlangsep Terobos Lahar Dingin Semeru

Rudy Hartono - 24 May 2025
Anak SD digendong menyeberani aliran lahar Semeru saat kering. Berbeda kondisi saat hujan. aliran lahar dingin mengisolasi kehidupan warga Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabup Lumajang. (sumber: rri)  

SR, Lumajang – Anak-anak di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menghadapi kesulitan serius dalam mengakses pendidikan akibat terisolasi oleh aliran lahar dingin Gunung Semeru. Setiap kali hujan turun deras, akses keluar-masuk dusun terputus, membuat aktivitas warga terganggu, terutama bagi para pelajar.

Hal ini diungkapkan oleh warga setempat, Ali Murtopo, dari RT 17 RW 04 Dusun Sumberkajar, yang menyampaikan bahwa lahar dingin dengan debit tinggi hampir selalu datang setelah hujan deras mengguyur kawasan lereng Semeru.

“Sebanyak 139 Kepala Keluarga di Dusun Sumberlangsep terisolir setiap kali lahar dingin datang. Anak-anak sekolah juga tidak bisa berangkat, tergantung kondisi cuaca. Kadang sekolah, kadang tidak,” ujar Ali seperti dikutip di laman rri.co.id, Jumat (23/05/2025).

Menurutnya, setidaknya terdapat 42 anak usia sekolah di dusun tersebut, terdiri dari 25 siswa SD, 12 siswa SMP, dan 5 siswa SMA yang terdampak langsung akibat kondisi tersebut.

Kondisi ini memperparah tantangan pendidikan di daerah rawan bencana seperti Lumajang. Ali menuturkan, meski warga sudah terbiasa hidup berdampingan dengan risiko letusan dan lahar dingin Semeru, akses pendidikan tetap menjadi prioritas yang memerlukan solusi jangka panjang.

Ali Murtopo juga menyampaikan untuk anak sekolah seringkali digendong diseberangkan oleh warga lain sebagai solusi mengatasi masalah terisolir, akan tetapi bisa dilakukan saat  debit air turun.

“Curah hujan beberapa hari terakhir ini sering tinggi di Lumajang setiap sore dan bahkan terjadi sampai besok paginya terjadi besar sehingga kondisi aliran lahar selalu banjir dan mengisolir segala bentuk aktivitas warga setempat,” tutupnya. (*/rri/red)

 

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.