Relasi KA Mutiara Timur Diperpanjang Hingga Stasiun Yogyakarta

Yovie Wicaksono - 7 March 2021
Ilustrasi. Suasana di Stasiun Surabaya Gubeng, Kamis (19/3/2020). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira).

SR, Surabaya – PT KAI Daop 8 Surabaya memperpanjang relasi KA Mutiara Timur dari yang sebelumnya Surabaya Gubeng – Ketapang pp kini menjadi Yogyakarta (Stasiun Tugu) – Surabaya Gubeng – Ketapang PP.

“Perpanjangan operasi KA Mutiara Timur ini guna memenuhi transportasi masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif, Minggu (7/3/2021).

Adapun rangkaian yang digunakan KA Mutiara Timur relasi Yogyakarta – Surabaya Gubeng – Ketapang pp ini terdiri dari 4 kereta eksekutif dan 3 kereta ekonomi dengan kapasitas tempat duduk sesuai protokol kesehatan 308 penumpang.

KA Mutiara Timur relasi Yogyakarta – Surabaya Gubeng – Ketapang tiba di Surabaya Gubeng 00.53 WIB, berangkat kembali  01.20 WIB dan tiba di Stasiun Ketapang 07.30 WIB.

Untuk KA Mutiara Timur relasi Ketapang – Surabaya Gubeng – Yogyakarta pp tiba di Stasiun Surabaya Gubeng 23.43 WIB, berangkat kembali  00.10 WIB dan tiba di Stasiun Yogyakarta 05.35 WIB.

Luqman menjelaskan, sesuai SE Kemenhub No 20 Tahun 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jam keberangkatan.

“Bagi pelaku perjalanan dibawah umur 5 (lima) tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau Genose test sebagai syarat perjalanan,” kata Luqman.

Guna memudahkan para penumpang KA dalam memenuhi persyaratan Surat bebas covid-19, PT KAI Daop 8 Surabaya bekerja sama dengan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo, serta Universitas Gadjah Mada menyediakan pelayanan Genose C19 tes dengan biaya Rp20.000 di tiga stasiun, yaitu Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, dan Stasiun Malang.

Selain itu, KAI Daop 8 juga menyediakan layanan rapid test Antigen dengan biaya Rp105.000 di lima stasiun, yaitu Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Malang, Stasiun Sidoarjo, dan Stasiun Mojokerto .

“Jadi pelanggan bisa memilih ingin menggunakan layanan Rapid Test Antigen atau GeNose C19 untuk melengkapi persyaratan surat bebas Covid-19nya,” ujar Luqman.

“KAI berkomitmen menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan serta mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api,” pungkas Luqman.

Sekedar informasi, saat ini masyarakat sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan bulan Maret ini di aplikasi KAI Access, situs kai.id, dan chanel pembelian online lainnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.