Persiapkan Ini Jika Ingin Menjalani Program Bayi Tabung

Yovie Wicaksono - 14 January 2022
Ilustrasi. Foto : (Istimewa)

SR, Jakarta – Setiap pasangan yang telah menikah pasti ingin selalu dikaruniai anak sebagai penerus keturunan. Namun tidak semua pasangan mudah mendapatkan, sehingga banyak cara yang dilakukan seperti program bayi tabung.

Dokter Caroline Hutomo, SpOG dari Morula IVF menjelaskan bahwa bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) adalah sebuah Teknik Reproduksi Berbantu dengan cara mengawinkan sperma dalam jumlah tertentu dengan sel telur, diletakkan dalam sebuah cawan berisi medium tertentu, yang keseluruhan prosesnya dilakukan di luar tubuh manusia.

“Bayi tabung ini adalah program hamil berbantu yang paling tinggi tahapannya tapi angka keberhasilannya juga paling tinggi bisa mencapai 40-50 persen, berbeda dengan Inseminasi yang hanya 10-15 persen keberhasilannya,” katanya, Jumat (14/1/2022).

Caroline mengatakan, untuk melakukan program ini ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Pertama, seorang perempuan harus mempersiapkan tubuhnya dalam kondisi sehat supaya bisa melindungi janinnya. Caranya yaitu dengan menghindari polusi, makan makanan yang sehat, menjalani hidup sehat, rutin berolahraga, serta minum suplemen sebagai pelengkap.

“Suplemen yang kita berikan ini sebagai pelengkap baik untuk istri dan suami. Kemudian juga persiapkan mental, karena kadang pasangan suami istri dalam menjalankan program kehamilan berharap berhasil. Jadi kita pasrahkan kepada Tuhan, tidak boleh memaksakan. Bayi Tabung juga memakan biaya yang tinggi, makanya saya sarankan datanglah di awal agar tidak perlu lagi masuk ke program bayi tabung,” katanya.

Terkait batasan usia, Caroline mengatakan bahwa di Indonesia belum ada batasan umur untuk menjalankan program Bayi Tabung ini. Menurutnya, selama ibu memiliki telur dan suami memiliki sperma maka bisa mengikuti program bayi tabung.

“Intinya dalam hamil itu ada dua faktor, pertama, faktor embrio 80 persen dan kedua faktor lingkungan 20 persen. Ini bukan lingkungan rumah tetap organ reproduksi ibu dan sekitarnya. Makanya, jagalah ibu dalam kondisi sehat karena embrio ditentukan oleh telur ibu dan sperma suami, kalau baik tentu menghasilkan embrio yang baik,” katanya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.