Pengetatan di Surabaya Kembali Diperpanjang hingga 31 Mei 2021

Yovie Wicaksono - 26 May 2021
Penyekatan di Bundaran Waru, Surabaya, Rabu (26/5/2021). Foto : (Super Radio/Hamidia Kurnia)

SR, Surabaya – Program Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar selama 17-24 Mei 2021 oleh Kepolisian usai larangan mudik lebaran, kini diperpanjang hingga 31 Mei 2021.

Kanitra Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Zainur Rofik mengatakan, kegiatan tersebut kembali dilakukan guna meminimalisir adanya lonjakan kasus Covid-19 di Surabaya.

“KRYD ini kan dari penyekatan lalu ke pengetatan untuk orang yang dari mudik terutama yang luar kota. Kegiatan ini mulai dilakukan lagi dari 24 Mei, jadi syarat-syaratnya juga masih sama seperti saat penyekatan,” ujarnya, Rabu (26/5/2021).

Pihaknya juga tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya dan Gugus Tugas Covid-19 untuk melakukan swab tes acak bagi pengendara luar kota yang tidak bisa menunjukkan surat negatif Covid-19 maupun keterangan sudah di vaksin.

“Kalau ada kendaraan masuk tidak membawa surat rapid tes atau vaksin akan di cek dengan melaksanakan swab. Kalau positif langsung koordinasi dengan Dinkes untuk diarahkan isolasi mandiri sesuai dengan kebijakan Gugus Tugas Covid-19, dan jika KTP luar kota bisa dilakukan penjemputan juga untuk diisolasi di wilayahnya,” imbuhnya.

Dirinya juga mengatakan, berdasarkan data terakhir, sejak diberlakukannya KRYD telah ada kurang lebih 80 orang yang menjalani swab tes antigen acak dan satu diantaranya terindikasi positif Covid-19.

Sementara itu, untuk meningkatkan imbauan kepada masyarakat, pihaknya juga melakukan sosialisasi dengan cara unik selama KRYD ini, yakni dengan menghadirkan maskot berwujud kuntilanak, pocong, dan buto ijo.

Nantinya para maskot inilah yang akan menjadi contoh bagi orang yang tidak memakai masker, dan menemani pengendara yang terjaring swab acak di tiap pos pembatasan.

“Itu maskot nya juga dari anggota saya keliling ke tempat wisata dan titik-titik penyekatan, jadi kalau pakai maskot ini kan kita bisa lebih mudah mengimbau masyarakat, kita ingatkan masyarakat kalau tidak patuh protokol kesehatan nanti bisa menjadi seperti maskot ini, nanti juga kalau swab akan didampingi maskot-maskot ini,” pungkasnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.