Pemuda Adat Papua Minta Pemerintah Percepat Pemekaran

Yovie Wicaksono - 29 April 2022

SR, Jakarta – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Pemuda Adat Papua menemui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Kamis (28/4/2022). Mereka ingin memberi dukungan dan meminta proses pemekaran Papua di tiga wilayah yaitu Papua Tengah, Papua Pegunungan Tengah dan Papua Selatan dipercepat. 

“Kami mendukung penuh pemerintah pusat dengan hadirnya Daerah Otonomi Baru (DOB, red) di Papua ini untuk mensejahterakan rakyat Papua dan pemerataan pembangunan di tanah Papua. Untuk itu, kami mengharapkan kepada Bapak Presiden untuk segera mempercepat DOB di tanah Papua guna menciptakan situasi Papua yang aman, damai, dan kondusif juga membawa kesejahteraan kepada masyarakat Papua,” kata Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Pemuda Adat Papua, Jan Christian Arebo. 

Jan Christian Arebo meyakini, pemekaran Papua akan membawa dampak positif bagi masyarakat Papua dan mempercepat  pembangunan di Tanah Cendrawasih tersebut. Ia pun menegaskan, sebagian besar rakyat Papua setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

“Tidak semua orang Papua minta merdeka, tidak semua orang Papua minta referendum, saya adalah warga negara Indonesia yang setia dan taat pada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, dan NKRI harga mati,” kata Jan Christian Arebo. 

Dalam kesempatan yang sama, Pendeta Catto Y. Mauri menegaskan dukungannya terhadap pemekaran tiga wilayah di Papua. Selain itu, ia juga menyatakan jika NKRI adalah pemberian anugerah Tuhan untuk rakyat Papua. 

“Sebagai seorang hamba Tuhan, Saya ingin katakan satu statemen yang saya bisa bilang dan tidak terbantahkan. Papua di dalam NKRI itu anugrah Tuhan. Itu kita syukuri,” jelas Pendeta Catto Y. Mauri yang juga anggota Pemuda Adat Papua ini. 

Kepada DPN Pemuda Adat Papua, Mahfud MD menyampaikan pemerintah akan mempercepat proses pemerkaran atau Daerah Otonomi Baru (DOP) di Papua. 

“Karetaker sedang dipikirkan yang penting diundangkan dulu dalam waktu yang tidak terlalu lama, nanti baru Presiden pembentukannya dengan Perpres, itu lebih gampang sudah kita siapkan,” ujar Mahfud MD. 

Dalam kesempatan ini, Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan akan segera menindaklanjuti semua masukan yang diterima dari DPN Pemuda Adat Papua dan menyampaikannya kepada Presiden. 

“Semua saya akan sampaikan ke Presiden, lalu kita akan mempercepat. Saya ucapan terimakasih selamat jalan, salam untuk saudara saya di Papua, ” Pungkas Menko Polhukam. 

Hadir dalam pertemuan mewakili Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Adat Papua lainnya yaitu Hironimus Taime (Waketum DPN PAP), Daud Rumaropen (Dewas DPN PAP), Julles Ongge,  (Dewas PAP), Willem Frans Ansanay (Dewas PAP). Dari Kemenko Polhukam juga hadir  Sesmenko Polhukam, seluruh Deputi dan beberapa staf Menko Polhukam. (ns/red) 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.