Mahfud MD : Tim Seleksi KPU dan Bawaslu Tidak Bisa Diintervensi

Yovie Wicaksono - 23 October 2021
Menko Polhukam Mahfud MD seusai menerima kunjungan audiensi Tim Seleksi KPU dan Bawaslu di Jakarta, Jumat (22/10/2021) sore. Foto : (Super Radio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah dalam urusan Pemilu akan bertekad netral dan adil. Karena itu, untuk pembentukan Tim Seleksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dipilih orang-orang yang kredibilitasnya sudah teruji dan berintegritas.

“Pembentukan panitia seleksi ini sesuai dengan kalender konstitusional kita, yang mengatakan bahwa 2024 akan ada pemilihan legislatif, Pemilihan Presiden, dan Pemilihan Kepala Daerah, di tahun yang sama, juga pelantikan dan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden yang baru. Juga dalam kalender konstitusi, KPU dan Bawaslu harus sudah diganti pada 11 April 2022,” kata Mahfud MD seusai menerima kunjungan audiensi Tim Seleksi KPU dan Bawaslu di Jakarta, Jumat (22/10/2021) sore.

Pada kesempatan ini hadir 7 dari 11 anggota, antara lain Ketua Tim Seleksi, Juri Ardiantoro dan Wakil Ketua Tim Chandra Hamzah.

Mahfud menjelaskan, dengan pemerintah membentuk Tim Seleksi KPU dan Bawaslu, dan aktif menentukan tanggal Pemilu tahun 2024, maka pemerintah agendanya jelas, 2024 Pemilu harus dilaksanakan sesuai kalender konstitusi dan UU. “Ini sesuai perintah Presiden, untuk membuat jadwal Pemilu sesuai UU dan jangan berpikir politik diluar itu,” katanya.

Dalam kesempatan ini juga, Mahfud mengimbau masyarakat yang ingin mengabdi kepada bangsa, supaya ikut seleksi anggota KPU dan Bawaslu.

“Bagi kandidat yang memenuhi persyaratan dan punya komitmen, punya keinginan menjadi penyelenggara pemilu, silahkan mendaftar. Negara membutuhkan calon anggota KPU dan Bawaslu yang mumpuni untuk tugas besar Pemilu 2024,” kata Mahfud.

Sementara itu, Ketua Tim Seleksi Juri Ardiantoro mengatakan, Tim Seleksi bertemu dan berdiskusi dengan Menko Polhukam untuk update perkembangan tahapan seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu masa jabatan 2022-2027.

“Kami sudah memberitahukan bahwa sekarang masa pendaftaran sejak 18 oktober 2021 lalu hingga 15 November 2021. Tahap berikutnya sampai nanti 7 januari 2022, kami harus menyelesaikan seluruh tahapan seleksi,” ujarnya.

Juri mengatakan, Tim Seleksi akan berkoordinasi dengan beberapa Kementerian dan Lembaga yang punya infrastruktur untuk profiling dan tracking seluruh calon anggota, agar orang-orang yang terpilih tidak punya masalah sebelumnya, yang dapat mengganggu kedudukan dan kinerjanya nanti. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.