Mahasiswi Unair Raih Juara II Konferensi di Harvard University

Yovie Wicaksono - 27 August 2019
Thesalonica berhasil meraih Juara II pada event impact challenge HPAIR Asia Conference. Foto : (Humas Unair)

SR, Surabaya – Salah satu mahasiswi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Thesalonica Shinta Pramita Natalia Kurniawan Frans, meraih Juara II Harvard Project for Asian and International Relations (HPAIR) Asia Conference yang diadakan Universitas Harvard di Khazakhstan, pada 16-20 Agustus 2019 lalu.

Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan yang menarik meliputi seminar bertemakan “Passion for Change” yang menghadirkan pembicara dari berbagai negara, diskusi panel, dan impact challenge.

Dalam pannel discussion, Thesalonica memilih track social policy and justice, dimana topik tersebut fokus kepada isu perdagangan manusia. Di dalam panel tersebut, mahasiswi Fakultas Hukum (FH) itu mendiskusikan isu refugee dengan ketua UNHRC dan UNDOC. Sementara dalam impact challenge, ia ditempatkan di ERG (Eurasian Resource Group).

“Dalam impact challenge saya mendiskusikan reformasi perkembangan urban di sebuah kota dan mencari solusi untuk beralih ke gas alami. Puji Tuhan, saya berhasil mendapatkan juara kedua,” ujarnya melalui rilis yang diterima Super Radio, Selasa (27/8/2019).

Selama mengikuti HPAIR Asia Conference, Thesalonica sangat bersyukur atas jejaring yang ia dapatkan. Ia berkesempatan untuk bertemu dengan banyak politikus, ketua perusahaan, hingga orang-orang berbakat yang tak akan bisa ia temui tanpa mengikuti acara ini.

“Saya juga terkesan atas keramahan orang-orang Kazakhstan, juga staf kedutaan dan Duta Besar Republik Indonesia,” ujar mahasiswi semester lima tersebut.

Thesalonica mengaku ada pengalaman dan wawasan yang ia dapatkan melalui acara tersebut. Ia pun bisa menjalin banyak jejaring yang akan sangat bermanfaat baginya di kemudian hari.

“Setelah mengikuti acara ini, saya lebih mengerti mengenai dunia dan orang-orang dari berbagai macam latar belakang. Saya juga mendapat kesempatan untuk berdiskusi terkait isu-isu kompleks,” tuturnya.

Di akhir wawancara, Thesalonica berpesan pada para mahasiswa untuk selalu melakukan yang terbaik. Ia juga mengajak para mahasiswa untuk tidak mudah menyerah apapun yang terjadi. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.