Lokakarya Women In STEM: Mendorong Partisipasi Perempuan di Bidang Sains dan Teknologi

Rudy Hartono - 13 September 2024
Sesi Foto Bersama Setelah Menyukseskan Kolaborasi Lokakarya Pemberdayaan Perempuan Dalam STEM. (sumber:rri)

SR, Surabaya – Kolaborasi apik dihadirkan oleh Edinburgh Napier University (ENU) bersama Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS). Bekerja sama dengan Equate Scotland, proyek ini menerima pendanaan dari British Council’s Gender Equality Partnership, dan Kedai Reka Matching Fund, yang dimotori oleh Prof Nathalia Tjandra PhD dari ENU dan Prof Anita Lie, Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UKWMS.

Kolaborasi ini menghasilkan lokakarya Pemberdayaan Perempuan dalam STEM, dimana dengan lokarya ini sebuah langkah nyata untuk mendorong partisipasi perempuan di bidang sains dan teknologi. Bidang STEM sendiri terdiri dari Science, Technology, Engineering, dan Mathematics.  ​

Digelar selama dua hari, Selasa-Rabu (10-11/9/2024) di Auditorium UKWMS Kampus Kalijudan. Hari pertama, lokakarya diikuti puluhan Guru Bimbingan dan Konseling, Guru Penasihat Akademik, dan Guru Pendamping Karir. Topik yang disampaikan diantaranya Peran Guru MIPA, Penasihat Akademik, Konselor studi dalam Keberhasilan Peserta Didik.

Para perempuan hebat dalam bidang STEM pun dihadirkan, diantaranya, Prof Anita Lie, Prof Felycia Edy Guru Besar Fakultas Teknik UKWMS, Prof Nathalia Tjandra dari ENU, dan Yuyun Ismawati, M.Sc., pendiri Nexus3Foundation.

“Kegiatan ini menjadi salah satu dukungan, untuk ikut ambil bagian dalam upaya peran kaum wanita untuk pembangunan bangsa, khususnya di bidang STEM. Walaupun tantangan di dunia STEM juga mengalami dinamikanya. Maka peran para guru yang harus mendukung siswa kita untuk berkembang di bidang STEM,”ujar Dr Lanny Hartanti, Wakil Rektor III UKWMS.

Melalui Widya Indonesia, kegiatan ini harapannya menjadi media untuk menjalin relasi dalam mendukung kaum muda, khususnya perempuan.

“Widya berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya perempuan. Namun juga punya arti pendidikan. Tujuannya, bersama-sama dengan kami agar para siswa terus menekuni bidang ini. Apapun bidang ilmu panggilan kita, tekuni dengan baik untuk dunia yang lebih baik,”ujar Prof Anita. (*/rri/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.