Khofifah Tambah Empat Daerah di Jatim Terapkan PPKM

Yovie Wicaksono - 15 January 2021
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Timur telah digelar sejak 11 Januari 2021 di 11 daerah. Per 13 Januari 2021 kemarin, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menambahkan empat kabupaten dan kota baru yang juga menerapkan PPKM.

Sedianya, 11 kabupaten dan kota menerapkan PPKM, yakni Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Kota Malang, Kota Batu, Ngawi, Lamongan, Blitar, Madiun, dan Kota Madiun. Kemudian penambahan empat daerah baru, yakni Mojokerto, Kota Mojokerto, Kediri, dan Nganjuk.

Keempat wilayah itu diketahui naik statusnya menjadi zona merah sejak 12 Januari 2021. Dengan penambahan itu, total 15 kabupaten dan kota di Jatim menerapkan PPKM.

Penerapan itu diatur dalam regulasi melalui Keputusan Gubernur Jatim dengan Nomor 188/11/KPTS/013/2021 tentang Perubahan atas Keputusan Gubernur (Kepgub) Jatim Nomor 188/7/KPTS/013/2021. Regulasi itu berisi tentang PPKM untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

“Penambahan wilayah yang menerapkan PPKM ini perlu dilakukan sebagai langkah pengendalian pandemi Covid-19 yang efektif. Tujuannya untuk menekan angka kematian dan kasus baru di Jawa Timur. Terutama untuk wilayah yang masuk zona merah baru,” jelas Khofifah dalam pertimbangan yang tercantum dalam Kepgub.

Pemberlakukan PPKM bagi empat daerah baru di Jatim itu diberlakukan terhitung sejak keputusan ditandatangani gubernur, 13 Januari 2021.

Dari informasi data perkembangan Covid-19 di Jatim yang dirilis Dinas Kominfo Jawa Timur pada 14 Januari 2021, tercatat empat daerah dengan status zona merah yakni Mojokerto, Kota Mojokerto, Kediri, dan Nganjuk. Keempatnya telah menjadi zona merah selama tiga hari berturut-turut.

Kota Mojokerto tercatat ada 28 kasus positif Covid-19 baru dengan jumlah pasien sembuh 27 orang dan meninggal dua orang. Mojokerto tercatat ada 8 kasus positif Covid-19 baru dengan jumlah pasien sembuh 52 orang dan meninggal satu orang.

Nganjuk tercatat ada 43 kasus positif Covid-19 baru dengan jumlah pasien sembuh 7 orang dan meninggal tiga orang. Sedangkan Kediri ada 24 kasus positif Covid-19 baru dengan jumlah pasien sembuh 19 orang dan tidak ada yang meninggal dunia. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.