Kemenlu Konfirmasi Tersangka Pemboman di Sri Lanka Bukan WNI

Yovie Wicaksono - 23 April 2019
Korban Tewas dari Pemboman di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019) Meningkat menjadi 321 Orang. Foto : (Reuters)

SR, Colombo – Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal mengonfirmasi beredarnya dugaan WNI ikut terlibat dalam pemboman di Colombo, Sri Lanka, Minggu (21/4/2019) pagi.

“KBRI telah melakukan komunikasi langsung dengan otoritas keamanan Sri Lanka dan memperoleh informasi bahwa nama yang benar adalah Insan Seelawan, warga negara Sri Lanka,” ujar Iqbal melalui keterangan resmi, Selasa (23/4/2019).

Informasi tersebut berawal dari salah satu media Sri Lanka yang menulis bahwa pelaku bom bunuh diri itu bernama Insan Setiawan. Sontak muncul dugaan WNI ikut terlibat dalam aksi tersebut.

Melansir Aljazeera, sebuah penyelidikan awal terhadap serangan bom bunuh diri di Sri Lanka menunjukkan sebagai pembalasan untuk Christchurch, 15 Maret 2019.

“Investigasi awal telah mengungkapkan bahwa apa yang terjadi di Sri Lanka adalah sebagai balasan atas serangan terhadap Muslim di Christchurch,” kata Menteri Pertahanan Ruwan Wijewardene kepada parlemen di Colombo.

Ruwan Wijewardene mengatakan hingga saat ini korban tewas dari pemboman di Sri Lanka telah meningkat menjadi 321 orang, 38 diantaranya merupakan orang asing. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.