Institut Francais Indonesia Hadirkan Musisi Muda Berbakat di Kontes Musik “La Vie en Rose”

Yovie Wicaksono - 16 May 2023

SR, Surabaya – Institut Francais Indonesia (IFI) Surabaya menghadirkan para musisi – musisi muda berbakat untuk tampil dalam Kontes Musik “La Vie en Rose” yang akan diselenggarakan pada Juni 2023 mendatang.

“Semua musisi Surabaya bisa mengikuti audisi ini secara free, tanpa adanya pungutan biaya,” tutur Penanggung Jawab Budaya dan Komunikasi IFI Surabaya, Pramenda Krishna, Senin (15/5/2023).

Krishna mengatakan, kontes La Vie en Rose ini digelar untuk mengangkat bakat anak muda di bidang musik dari wilayah Jawa Timur, khususnya Surabaya dan sekitarnya.

“Membuat anak muda dapat mengenal musik Prancis dengan mendorong musisi amatir dan profesional untuk bisa tampil dan dikenal publik lebih luas,” ucapnya.

“Selain itu juga, kami berharap bisa meningkatkan visibilitas musisi lokal untuk bisa berjejaring dengan mitra internasional. Dengan kata lain, konser ini ingin melakukan internasionalisasi aktor-aktor lokal,” imbuh dia.

Untuk itu, Krishna mengajak para musisi untuk ikut meramaikan gelaran ini dengan mendaftar pada website dan media sosial IFI.

Nantinya, kata Krishna, kontes akan terdiri dari grup musik modern atau band, grup musik klasik, serta kategori solo atau duo (baik musik modern maupun klasik) dan satu konser perayaan outdoor di Komplek AJBS, Jalan Ratna Surabaya.

“Teristimewa untuk konser tahun ini, akan dihadiri bintang tamu dari Prancis dan Indonesia yang akan berkolaborasi. Acara konser akan makin meriah dengan bazar dengan rangkaian aktivitas kreatif yang rencananya diadakan 2 hari,” katanya.

IFI telah menunjuk empat dewan juri untuk kontes musik La Vie en Rose, dua di antaranya berbahasa Indonesia dan berbahasa Prancis.

“Ada total empat dewan juri. Dua laki-laki, dua perempuan. Dua di antaranya berbahasa Indonesia dan berbahasa Prancis,” terangnya.

Adapun dewan juri yang terpilih adalah Sandra Vivier selaku Direktur IFI Surabaya yang telah mengikuti berbagai pelatihan musik luar negeri.

“Lalu, spesialnya lagi tahun ini telah menghadiri John G. Reinhart, sebagai karya ilustrasi utama untuk diaplikasikan pada desain komunikasi visual acara audisi dan konser nantinya. Dan juga sebagai seniman ilustrator, komikus, arsitek, dosen,” ucap Krishna

John sendiri dikenal sebagai ilustrator karya adaptasi komik resmi dari film “The Raid’. Sebelumnya, ia bersama teman komikus membuat komik yang dikenal pecinta manga, “Wind Rider”.

“John bersama sejumlah temannya juga membuat studio game independen Beatbybit dan berperan sebagai direktur artistik. Terakhir ada Paulus Chan, seorang praktisi musik sekaligus entertaine yang aktif menggeluti musik,” pungkasnya. (ag/red)

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.