Harmoni Lintas Negara, Duet Fadhilla Intan-Daniesh di Konser “Seraya 2.0”

Rudy Hartono - 27 April 2026
Fadhillah duet bersama Daniesh Suffian musisi asal malaysia di depan awak media di Balai Budaya Surabaya, Minggu (26/4/2026). (foto : vico wildan/superradio.id)

SR, Surabaya – Panggung Balai Budaya Surabaya berubah menjadi simbol diplomasi musik antara Indonesia dan Malaysia dalam gelaran konser intim “Seraya 2.0”, Minggu (26/4/2026).

Melalui kolaborasi apik antara penyanyi asal Surabaya, Fadhillah Intan, dengan talenta muda Malaysia, Daniesh Suffian, konser ini membuktikan bahwa musik memiliki kekuatan untuk melampaui batas-batas negara melalui harmoni yang indah.

Sorotan utama malam itu tertuju pada penampilan perdana lagu duet mereka yang berjudul “Simpul” secara langsung. Lagu ini bukan sekadar karya seni, melainkan representasi dari hubungan erat yang terjalin antara kedua musisi sejak pertemuan pertama mereka di Kuala Lumpur pada tahun 2023.

Berawal dari konten cover di media sosial yang mendapat respons luar biasa dari penggemar kedua negara, keduanya sepakat untuk melahirkan karya orisinal.

Penyanyi asal Malaysia, Daniesh Suffian, mengungkapkan antusiasme yang luar biasa bisa tampil langsung di hadapan publik Indonesia.

“Ini sebenarnya lagu ‘Simpul’ adalah kolaborasi pertama kami. Jadi saya sangat bersemangat karena ini juga kali pertama kami tampil bersama secara langsung. Saya sangat bahagia,” ujar Daniesh dengan logat Melayunya yang khas saat ditemui sebelum konser .

Ia menambahkan bahwa proses kreatif ini merupakan kelanjutan dari interaksi mereka yang dimulai secara tidak sengaja di sebuah bank di Malaysia.

Fadhillah Intan sendiri mengakui bahwa menghadirkan musisi internasional dalam konser kepulangannya di Surabaya merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Ia menyebut kerja sama ini sebagai bagian dari “rombongan besar” yang ia bawa untuk memberikan pengalaman musik yang tak terlupakan.

“Aku lagi bawa rombongan sirkus ya, banyak banget, jadi aku konser tidak sendirian. Yang pertama aku bawa penyanyi yang sangat luar biasa dari Malaysia,” tutur Fadhillah yang menegaskan bahwa kolaborasi ini akan dirilis secara global pada 1 Mei mendatang.

Andre Lizt memimpin SOOS (pegang mic) di sela konser Seraya 2.0 yang menghadirkan momen akrab dan kolaborasi dengan penyanyi seperti Fadhilah Intan. (foto : vico wildan/superradio.id)

Bikin Panggung Menggelegar

Sisi kemegahan musik dalam kolaborasi lintas negara ini juga tidak lepas dari sentuhan Andre Lizt, Music Director yang memimpin String Orchestra of Surabaya (SOOS). Andre mengaku sangat tertantang untuk menciptakan aransemen yang mampu menyeimbangkan karakter vokal kedua penyanyi yang kuat.

“Waktu pertama dengar Fadhillah, suaranya sangat dramatis. Jadi saya pikir musiknya pun harus bisa mendukung itu. Wah, ini kesempatan aku bisa bikin musik yang menggelegar, ibaratnya ketemu lawan main yang pas,” ungkap Andre mengenai proses produksi musiknya.

Meskipun terdapat kendala di mana penyanyi Malaysia lainnya, Aina Abdul, berhalangan hadir untuk berduet, semangat kolaborasi regional tetap kental terasa. Bagian duet yang seharusnya dibawakan bersama Aina tetap ditampilkan dengan apik oleh Shafira Putri, saudari Fadhillah, sebagai bentuk penghormatan terhadap komposisi lagu yang awalnya dirancang sebagai karya kolaboratif antarnegara.

Kolaborasi ini pun diharapkan menjadi pintu pembuka bagi lebih banyak kerja sama musisi antar-bangsa di masa depan. Produser musik Hendro Djasmoro bahkan membocorkan bahwa lagu “Simpul” ini nantinya akan masuk ke dalam daftar lagu di album perdana Fadhillah Inta yang menandakan bahwa hubungan musik Indonesia-Malaysia bukan sekadar proyek singkat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang di industri musik global.(js/red)

Tags: , , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.