Ecoton Usul Uji Bebas Mikroplastik Pasangan Pranikah

Rudy Hartono - 26 July 2024
Aksi Ecoton menuju gedung Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Kamis (25/7/2024), kampanye dampak mikroplastik bagi janin dalam kandungan.

SR, Gresik – Aktivis Lingkungan Ecoton mendorong Kementerian Agama (Kemenag)  Gresik terapkan integrasi uji mikroplastik dalam pemeriksaan kesehatan pra nikah.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Aksi Ecoton Alaika Rahmatullah, usai aksi teatrikal dampak mikroplastik yang dilakukan bersama 24 aktivis di depan gedung Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Kamis (25/7/2024).

Ia mengatakan, upaya tersebut guna mencegah adanya kelainan plasenta janin yang diakibatkan oleh mikroplastik. “Harus ada pembaharuan dalam materi bimbingan perkawinan bagi calon pengantin termasuk uji mikroplastik, karena ini mengancam kesehatan reproduksi,” kata Alek.

Mikroplastik, lanjutnya, terbukti menurunkan kesehatan sperma. Sekitar 40 persen laki-laki mengalami masalah gangguan produksi sperma. Zat kimia pada mikroplastik yang masuk ke sistem reproduksi perempuan juga mengakibatkan perubahan siklus menstruasi dan penurunan kesehatan reproduksi.

“Pentingnya pembaruan materi bimbingan perkawinan bagi calon pengantin termasuk uji mikroplastik tidak hanya berfokus pada kesehatan reproduksi tetapi juga pada kesehatan keluarga secara keseluruhan,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, sepanjang Juli 2024 Ecoton telah melakukan penelitian mikroplastik pada udara di 5 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, dan kelimpahan mikroplastik tertinggi ada di Kabupaten Gresik dengan jumlah 26,21 partikel/2 jam.

Hal serupa disampaikan Peneliti Ecoton, Rafika Aprilianti. Ia mengungkapkan dalam jangka panjang, kesehatan reproduksi yang terganggu oleh paparan mikroplastik dapat berdampak pada kesuburan, perkembangan janin, dan kesehatan anak-anak yang dilahirkan.  (*/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.