Cegah Covid-19, TNI Perketat Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Yovie Wicaksono - 2 April 2020
Cegah Covid-19, TNI Perketat Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste. Foto : (Istimewa)

SR, Belu – Dansatgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ memperketat pengamanan wilayah perbatasan Indonesia – Timor Leste terkait penyebaran wabah Covid-19 melalui patroli keamanan di jalur-jalur tidak resmi dengan sasaran pelintas batas ilegal di seluruh pos jajaran Satgas Pamtas Yonif R 142/K. Salah satunya Pos Motaain yang berada di Dusun Motaain Desa Silawan Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

“Kegiatan patroli keamanan yang dilakukan oleh personel Pos Motaain dan pos-pos lainnya ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan perintah dari Satuan Atas dalam rangka memperketat pengamanan wilayah perbatasan Indonesia – Timor Leste, terhadap pelintas batas ilegal terkait wabah Covid-19,” kata Dansatgas Pamtas Yonif R 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin, Kamis (2/4/2020).

Dijelaskan, maraknya penyebaran wabah Covid-19 telah menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. Menurutnya, hal ini merupakan sesuatu yang luar biasa sehingga cara mencegahnya pun dengan tindakan yang luar biasa.

“Kami tidak menganggap hal ini sesuatu yang ringan, sehingga kami harus mengerahkan tenaga dan pikiran secara maksimal untuk mencegah meluasnya penyebaran wabah Covid-19, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia – Timor Leste yang saat ini menjadi tugas utama kami,” katanya. 

Lebih lanjut dikatakan, para Komandan di setiap pos membagi kekuatannya menjadi tiga tim dan tiap tim dipimpin oleh seorang Komandan Regu, secara bergantian melaksanakan tugas patroli keamanan pelintas batas ilegal di jalur-jalur perlintasan tidak resmi.

“Setiap tim dibekali dengan masker dan sarung tangan sebagai langkah pencegahan dan keamanan diri personel kami yang sedang melaksanakan tugas dilapangan,” kata Ikhsanudin.

“Sampai dengan saat ini, kami belum mendapatkan laporan dari masing-masing pos tentang adanya pelintas batas ilegal, dan apabila ditemukan maka tindakan yang akan kami lakukan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan Protap (Prosedur Tetap) yang telah ditentukan, seperti mendata, memeriksa serta melaporkan kepada Satuan Atas,” sambungnya.

Ikhsanudin berharap, penyebaran wabah Covid-19 dapat segera diatasi sehingga masyarakat dapat melakukan kegiatan secara normal kembali, dan hal ini butuh adanya peran serta dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat Bangsa Indonesia.

Sementara itu, Danpos Motaain Lettu Inf Sahita Guru Singa menyampaikan perlunya kerjasama dari semua pihak sehingga penyebaran wabah Covid-19 dapat segera mungkin diatasi. 

“Kami sangat mengharapkan adanya kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat seperti mengisolasi diri secara diri, sehingga penanganan penyebaran wabah Covi-19 dapat segera diatasi,” katanya. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.