Arus Nataru di Jatim Terpantau Normal

Yovie Wicaksono - 24 December 2019
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim Fattah Jasin. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Arus penumpang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) terpantau relatif lancar, tidak ada penumpukan penumpang di stasiun, bandara, terminal bus maupun pelabuhan penyeberangan.

Puncak arus penumpang yang diprediksi terjadi pada Sabtu (21/12/2019) dan Minggu (22/12/2019) ternyata tidak terjadi. Semua masih berjalan lancar dan tidak terjadi penumpukan penumpang seperti yang diprediksikan. 

“Ya memang dari pantauan yang dilakukan. Liburan nataru yang ditambah liburan sekolah ternyata diluar dugaan. Arus penumpang masih berjalan normal. Prediksi kita terjadinya penumpukan penumpang tidak tampak,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim Fattah Jasin disela mendampingi Komisi D DPRD Jatim melakukan sidak melihat kondisi stasiun untuk antisipasi liburan nataru di Stasiun Gubeng Surabaya, Senin (23/12/2019).

Menurut Fattah, dari pantauan di terminal dan stasiun yang dilakukan semua masih bisa teratasi oleh armada yang ada. Hanya peningkatan terjadi di penyeberangan Ketapang Banyuwangi yang akan ke Gilimanuk Bali. 

“Terjadi lonjakan memang di penyeberangan Ketapang. Namun meskipun ada antrian agak panjang masih bisa diatasi sehingga semua penumpang bisa terangkut. Di terminal dan stasiun serta bandara semua aman,” ungkapnya.

Fattah melanjutkan, dirinya masih menunggu puncak arus yang diperkirakan akan terjadi lagi pada saat mendekati tahun baru yakni pada 30, 31 Desember 2019 dan 1 Januari 2020 mendatang.

Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi penumpukan arus lalu lintas di sekitar arah menuju tempat tempat wisata. 

“Kita antisipasi ke arah Malang sekitarnya, Probolinggo sekitarnya, Situbondo sekitarnya, kawasan pantai Madura, Magetan sekitarnya misalnya. Kita akan perhatikan kawasan-kawasan wisata agar tidak terjadi penumpukan arus nantinya,” jelasnya.

Sementara terkait kondisi jalan nasional dan provinsi yang ada di Jatim, ia mengatakan dalam kondisi aman.

“Kondisi jalan baik nasional maupun provinsi kemantapannya mencapai 94-95 persen sehingga akan memberikan kenyamanan masyarakat dalam arus liburan nataru. Cuman perlu diwaspadai kawasan Babat Lamongan yang memang ada pembangunan jalan yang belum selesai total meski alat-alat berat sudah dialihkan sementara dari kawasan tersebut,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.