Unik! Tari Gandrung Hibur Penumpang KA Sangkuriang Relasi Ketapang – Bandung

Rudy Hartono - 26 September 2026
Penari gandrung tampil di KA Sangkuriang ketika melintas di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jumat (25/9/2026). Tampilan tersebut digelar sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun Ke-81 KAI yang digelar Daop 9 Jember.

SR, Banyuwangi – Perjalanan penumpang KA Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung terasa berbeda saat memasuki wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Tujuh penari Gandrung tiba-tiba hadir di dalam kereta dan menghibur penumpang sepanjang perjalanan, Jumat (25/9/2026).

Pertunjukan tersebut digelar saat kereta tiba di Stasiun Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Para penari kemudian berkeliling ke sejumlah gerbong hingga KA Sangkuriang tiba di stasiun tujuan akhir, Stasiun Ketapang.

Atraksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang digelar KAI Daop 9 Jember. Tujuh penari Gandrung tampil di hadapan para pelanggan KA Sangkuriang.

Pertunjukan dilakukan di dalam gerbong sehingga penumpang dapat menyaksikan langsung kesenian khas Banyuwangi tersebut tanpa harus turun dari kereta.

KAI Daop 9 Jember menggandeng Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banyuwangi untuk menghadirkan pertunjukan tersebut.

Kolaborasi ini menjadi upaya memadukan layanan transportasi dengan kekayaan seni dan budaya daerah sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan.

Tak hanya penumpang KA Sangkuriang, pelanggan KA Pandanwangi relasi Jember-Ketapang juga mendapat suguhan tari Gandrung.

Untuk KA Pandanwangi, pertunjukan dikemas melalui konsep “Gandrung on Stasiun”.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan pertunjukan Gandrung di dalam kereta dan stasiun merupakan bagian dari rangkaian KAI Mini Fair.

“Ini menjadi salah satu cara KAI menghadirkan perayaan HUT ke-81 secara lebih dekat dengan pelanggan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra kerja,” kata Cahyo.

Menurutnya, kehadiran penari Gandrung di dalam kereta diharapkan membuat pelanggan dapat merasakan secara langsung kekayaan budaya Banyuwangi.

“Kami ingin perjalanan dengan kereta menjadi semakin berkesan, salah satunya dengan menghadirkan kesenian Gandrung yang merupakan bagian dari kekayaan budaya Banyuwangi,” ujarnya.

Penumpang Diajak Berinteraksi

Pertunjukan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi KAI kepada para pelanggan.

Cahyo mengatakan interaksi antara penari dan penumpang diharapkan menciptakan suasana perjalanan yang lebih hangat dan menyenangkan.

“Interaksi yang tercipta diharapkan dapat memberikan suasana perjalanan yang lebih hangat dan menyenangkan,” katanya.

Selain pertunjukan Gandrung, KAI Mini Fair juga menghadirkan fun games bersama The Nice Playland Probolinggo di Stasiun Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Berbagai aktivitas tersebut memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk berinteraksi sekaligus menikmati suasana perayaan HUT KAI dengan lebih santai.

Cahyo mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan perjalanan menggunakan kereta api dapat menghadirkan pengalaman yang lebih luas bagi pelanggan.

Menurutnya, perjalanan tidak hanya menjadi aktivitas berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk berinteraksi dan menikmati budaya daerah yang dilalui.

“Rangkaian kegiatan ini menjadi gambaran bahwa perjalanan kereta dapat menghadirkan lebih dari sekadar perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. Di dalam perjalanan, terdapat ruang untuk bertemu, berinteraksi, menikmati budaya, sekaligus menciptakan pengalaman yang kemudian menjadi bagian dari cerita perjalanan pelanggan,” pungkasnya. (*/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.