Sungai Ngotok Mojokerto Dipersiapkan Jadi Pusat Atlet Dayung Jatim

Rudy Hartono - 18 September 2026
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mendampingi Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V Laksamana Muda TNI, Ali Triswanto saat meninjau kesiapan Sungai Kota yang berpotensi menjadi tempat pemusatan lagu atlet dayung profesional, Rabu (16/9/2026). (net)

SR, Mojokerto – Sungai Ngotok yang berada di kawasan Taman Bahari Majapahit (TBM), Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, dibidik menjadi lokasi pemusatan latihan atlet dayung Jawa Timur.

Selain untuk latihan atlet, Sungai Ngotok juga diproyeksikan mendukung persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) V Laksamana Muda TNI Ali Triswanto mengatakan, kondisi Sungai Ngotok mendukung kegiatan pemusatan latihan maupun perlombaan dayung di Jawa Timur.

“Kota Mojokerto ini banyak fasilitas olahraga, salah satunya Sungai Ngotok yang kedepannya dapat kita gunakan untuk latihan olahraga dayung,” ujar Laksamana Muda TNI Ali saat meninjau Sungai Ngotok didampingi Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Rabu (16/9/2026).

Menurut Ali, Sungai Ngotok memiliki trek lurus sekitar 2,5 kilometer. Kondisi airnya juga relatif tenang dengan arus yang tidak begitu deras sehingga dinilai sesuai untuk latihan maupun perlombaan dayung.

Fasilitas tersebut sekaligus dapat mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan. “Kita lihat treknya lurus, airnya tenang, arusnya juga tidak begitu kencang ini ideal untuk lomba dayung,” pungkas Ali.

Pemanfaatan Sungai Ngotok sebagai lokasi pemusatan latihan tim dayung Jawa Timur juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Mojokerto.

“Ibu Wali juga sudah mendukung, misalnya nanti pemusatan latihan untuk kegiatan Kejurnas maupun PON, sudah bersedia menjadikan tempat ini untuk kita latihan tim-tim di Jawa Timur,” ucap Ali.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita menyebut Pemkot Mojokerto siap bersinergi untuk mengembangkan Sungai Ngotok sebagai kawasan olahraga dayung.

“Kami ingin fasilitas yang sudah tersedia di Sungai Ngotok dapat dimanfaatkan optimal, tidak hanya atlet Kota Mojokerto, tetapi juga pembinaan atlet Jawa Timur maupun nasional,” cetusnya.

Ning Ita menambahkan, Sungai Ngotok juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kawasan Taman Bahari Majapahit (TBM) yang memiliki lokasi strategis.

Menurutnya, semakin banyak kegiatan latihan dan kejuaraan yang digelar di kawasan tersebut, semakin besar peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi di wilayah selatan Kota Mojokerto.

“Tentu akan ada aktivitas ekonomi yang tumbuh, ini menjadi peluang bagi UMKM dan masyarakat sekitar ikut mengambil manfaat dari pengembangan kawasan,” tandasnya. (*/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.