Seluruh Daerah Jatim Masuk Musim Kemarau Banyak Minum Cegah Dehidrasi
SR, Surabaya – Badan Meteorologi, Klikatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca Kota Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo, Gresik) pada akhir pekan Sabtu 11 Mei 2024 cerah. Awan hanya terlihat pada pagi dan malam hari.
Suhu udara di angka 26 sampai 35 derajat Celcius. Meski masih berada di batas normal, ketiadaan tutupan awan membuat siang hari terasa panas menyengat. Cegah dehidrasi dengan banyak minum air putih.
Kecepatan angin juga masih di angka 30 km per jam. Kelembaban udara sekitar 65 sampai 90 persen.
BMKG menyebut sebagian besar wilayah Jawa Timur sudah memasuki musim kemarau. Hanya beberapa wilayah yang baru memasuki musim kemarau pada bulan Juni nanti.
Kota Surabaya dan sekitarnya disebut BMKG sudah memasuki musim kemarau sejak akhir bulan April lalu. Ini ditandai dengan curah hujan yang rendah serta beberapa indikator cuaca lainnya.
Di sisi lain, BMKG Tanjung Perak masih mengimbau masyarakat di kawasan pesisir untuk mewaspadai pasang laut maksimum atau banjir rob. Fenomena alam ini selalu terjadi pada fase bulan baru. Air laut berpotensi naik ke daratan di sekitar pesisir.
Genangan air terlihat di sejumlah kawasan pesisir Surabaya sejak dua hari terakhir. Di antaranya, kawasan Kalimas Baru, Kalianak, Tanjung Perak hingga pantai timur Surabaya.
Untuk beberapa daerah dataran tinggi di Jawa Timur, seperti Kota Batu dan Malang cuaca cukup sejuk dengan suhu Udara di kisaran 19-28 derajad celcius. Potensi hujan di kota Batu cukup tinggi tercatat presipitasi 80 persen pada siang hari pukul 13.00-16.00 WIB.
Potensi hujan lokal juga diprakirakan masih dapat terjadi di Bondowoso, Trenggalek, Tulungagung dan sekitarnya, tercata presipitasi hingga 50 persen pada siang hari.
Penting untuk dicatat bahwa prakiraan cuaca dapat berubah, oleh karena itu, disarankan untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber yang terpercaya. Dengan mengetahui prakiraan cuaca ini, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang mungkin terjadi pada periode tertentu. (*/red)
Tags: bmkg juanda, bmkg tanjung perak, cegah dehidrasi, musim kemarau
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





