Pemprov Jatim Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 1 Juni 2020

Yovie Wicaksono - 19 April 2020
Ilustrasi. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dispendik Jatim) memutuskan untuk memperpanjang masa belajar mengajar di rumah hingga 1 Juni 2020 dan direncanakan kembali belajar di sekolah pada 2 Juni 2020.

Kepala Dispendik Jatim, Wahid Wahyudi menjelaskan, proses belajar di rumah seharusnya akan berakhir pada 21 April 2020. Namun melihat situasi dan perkembangan kasus Covid-19, Pemprov melalui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengeluarkan kebijakan untuk perpanjangan masa belajar mengajar di rumah.

Ia menjelaskan, ada beberapa pertimbangan terkait kebijakan tersebut. Pertama, di Jawa Timur ini masih dalam kondisi darurat Covid-19. 

“Masih cukup tinggi, dan hampir semua daerah sebarannya Covid-19,” ujarnya, Minggu (19/4/2020).

Kedua, sesuai dengan kalender pendidikan, satu hari sebelum puasa ditambah dua hari saat puasa pertama kali, itu libur. Sehingga pada Kamis, Jumat, dan Sabtu, libur.

Ia melanjutkan, tanggal 27 April sampai dengan 19 Mei, sesuai kalender pendidikan itu adalah pembelajaran fakultatif, yakni pembelajaran non kurikulum. Misalnya diisi dengan Pondok Ramadan atau pendidikan karakter lainnya.

Kemudian pada 20 Mei sampai dengan 1 Juni adalah libur Idulfitri. “Atas pertimbangan itu, Ibu Gubernur menyesuaikan, sehingga pembelajaran di rumah dilakukan sampai dengan tanggal 1 Juni,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.