Pemprov Jatim dan Kemenkumham Siapkan Klinik Kekayaan Intelektual di Tiap Bakorwil

Yovie Wicaksono - 27 November 2020
Ilustrasi.

SR, Surabaya – Semangat menggelorakan perlindungan kekayaan intelektual yang diupayakan Kanwil Kemenkumham Jatim mendapatkan tanggapan positif dari Pemprov Jawa Timur. Keduanya akan segera melakukan kolaborasi kinerja di bidang kekayaan intelektual.

Salah satunya dengan membentuk Klinik Kekayaan Intelektual di lima bakorwil yang ada di Jawa Timur. Komitmen itu disampaikan langsung Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak.

Guna menyiapkan hal itu, Kemenkumham Jatim juga telah menggelar seminar bertajuk Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) sebagai Pendorong Ekonomi Bangsa yang diselenggarakan di Surabaya, Kamis (26/11/2020).

Emil menyebut bahwa pihaknya punya cita-cita membuat klinik KI di setiap Bakorwil. “Kami punya East Java Super Corridor atau semacam Mall Pelayanan Publik di setiap Bakorwil. Semoga bisa segera ada Klinik Kekayaan Intelektual juga di sana,” ujarnya, Jumat (27/11/3020).

Terkait KIK, Emil menegaskan, pihaknya siap menginventarisir apa saja aset budaya yang berpotensi didaftarkan. Menurutnya, dengan semakin banyaknya pendaftaran KIK, semakin baik untuk pemulihan ekonomi 2021.

Sementara itu, Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI, Freddy Harris menyatakan bahwa Jawa Timur punya potensi yang besar dalam produk KI-nya. 

“Masyarakatnya sangat peduli dengan hak merk, paten, hingga KIK dan Indikasi Geografis. Untuk itu, diperlukan sinergi antara pusat dan daerah dalam melindungi kekayaan intelektual yang ada,” ujar Freddy. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.