Pemprov Jatim Berkomitmen Lindungi Pekerja Migran

Yovie Wicaksono - 17 March 2021
Ilustrasi. Foto : (Kriminologi)

SR, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo menyatakan komitmen untuk memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI), seperti mengupayakan kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan.

Ia mengatakan, bentuk kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan harus diperkuat supaya perlindungan pekerja migran yang pergi dan pulang bekerja itu akan tetap mendapatkan perlindungan.

“Tidak hanya pekerja migrannya yang mendapatkan perlindungan, tetapi keluarganya juga ikut terlindungi. Jika misalkan pekerja migran mendapatkan musibah berupa kecelakaan, sakit atau meninggal dunia saat berada di negara dimana mereka bekerja, maka pihak keluarga masih bisa mendapatkan premi santunan,” katanya pada Rabu (17/3/2021).

Begitu pula di saat pekerja migran tersebut kehilangan pekerjaannya maka ketika pulang kembali ke daerahnya maka masih mendapatkan jaminan. 

“Hal seperti ini menyangkut tindakan preventif sebelum mereka pergi, maka harus terkoordinasi dengan outlet-outlet Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang berada di daerah kantong pekerja migran,” ujarnya.

Selain itu, komitmen Jatim terhadap pekerja migran juga dilakukan melalui pelatihan terhadap 1000 pekerja migran yang akan dilatih dan diberikan sertifikasi, dan sebanyak 1500 pekerja migra akan diberikan sertifikasi. “Kami akan fasilitasi P3MI yang sudah melatih kemudian mensertifikasi,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.