Pemerintah Susun Manajemen Talenta Nasional

Yovie Wicaksono - 10 August 2019
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, pemerintah Indonesia sedang menyusun manajemen talenta nasional untuk mendata anak-anak Indonesia yang berprestasi, baik di bidang seni budaya, olahraga, sains, dan lainnya.

“Saat ini pemerintah sedang menyusun manajemen talenta nasional. Kita harapkan dari apa yang kita susun nanti, pemerintah memilik data-data tentang anak-anak Indonesia yang hebat secara pasti. Bisa dari segi seni budaya, olahraga, sains, teknologi, dan semuanya,” ujarnya kepada wartawan setelah menghadiri Amerta Abiseka 2019 Universitas Airlangga, di Surabaya, pada Sabtu (10/8/2019).

Moeldoko berharap, hal tersebut dapat terealisasi pada 2020. “Berharapnya 2020 bisa dioperasionalkan, karena kita sudah hampir finish,” imbuhnya.

Saat ditanya mengenai indikator, kriteria, dan proses seleksi anak-anak berprestasi, Moeldoko belum bisa mengatakan lebih lanjut. “Mengenai proses seleksinya, belum bisa saya katakan sekarang. Dari desain yang kita susun itu kita akan tentukan kriterianya, indikatornya, semuanya ditentukan disitu,” imbuhnya.

Melalui manajemen talenta nasional ini, Moeldoko berharap, anak-anak berprestasi di Indonesia mampu menjadi faktor pengungkit pertumbuhan ekonomi.

“Selama ini kita banyak mengenali anak kita yang hebat-hebat itu diambil oleh negara lain, maka kita harapkan tidak ada lagi seperti itu. Kalau anak-anak hebat ini nanti bisa kita kumpulkan, dalam arti kita memiliki databasenya, nanti dikapitalisasi oleh negara, maka ini nanti salah satu faktor pengungkit pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Airlangga Mohammad Nasih mengatakan, anak-anak berprestasi merupakan kekuatan yang sangat besar untuk berpotensi membangun bangsa bersama. Sehingga, secepat mungkin pemerintah mengelolanya sejak awal.

“Menurut saya ini harus diorganisasikan, karena ini merupakan kekuatan yang sangat besar. Sehingga kalau ada orang-orang yang berpotensi untuk bersama-sama membangun negeri ini ya secepat mungkin bisa kita kelola sejak awal,” tandasnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.