Pemprov Jatim Siapkan Bangkalan Jadi Kawasan Industri
SR, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengembangkan kawasan industri di Kabupaten Bangkalan, Madura yang ditargetkan siap mulai dibangun awal tahun depan.
Wacana itu dibahas dalam audiensi antara Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim, bersama jajaran PT. Wiraraja Madura Internasional beserta delegasi investor asal Dubai dan Tiongkok di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Dalam audiensi itu, Khofifah dan Akhmad Ma’ruf Maulana Presiden Direktur PT. Wiraraja Madura Internasional mendiskusikan kesiapan rencana pengembangan kawasan industri di Bangkalan.
Perusahaan tersebut menyatakan komitmen untuk mempercepat pembangunan dengan dukungan Pemprov Jatim. Sebelumnya PT Wiraja telah menandatangani nota kesepahaman pada awal Agustus 2026 terkait pengembangan tersebut.
“Jadi dari Wiraraja Madura menyiapkan untuk bisa langsung membangun di awal tahun 2027. Ini memperlihatkan komitmen untuk memperkuat ekonomi Indonesia dengan mitra-mitra dari negara tetangga,” ujar Khofifah dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).
Khofifah menegaskan, Pemprov Jatim akan mendukung percepatan pembangunan kawasan industri tersebut sesuai revisi regulasi yang diperlukan.
Sementara itu, Akhmad Ma’ruf Maulana Presiden Direktur PT. Wiraraja Madura Internasional menjelaskan bahwa wilayah industri Bangkalan itu akan mendukung pengembangan sektor industri, logistik, hingga energi ramah lingkungan.
Nantinya, sektor yang akan dikembangkan dalam zona industri ini meliputi bioetanol, furnitur, tekstil, bahkan panel surya.
“Maka, wilayah industri ini merupakan objek vital dan butuh kerja sama semua pihak untuk menyukseskannya. Saya terima kasih sekali kepada Bu Gubernur yang senantiasa mendukung kami sehingga saya yakin pembangunannya dapat diakselerasi,” katanya.
Sebagai informasi audiensi itu dihadiri langsung oleh Akhmad Ma’ruf Maulana Presiden Direktur PT. Wiraraja Madura Internasional dan jajarannya.
Dari Delegasi Dubai, hadir Wakil Presiden Bidang Infrastruktur Odeh Asalem Automation Systems (ODASCO LLC), dan Anggota Dewan Direksi Yahia Odeh Al Salem, Sayed Hussein Wakil Presiden Bidang Teknis dan Riset dan Pengembangan (R&D) serta jajarannya.
Sementara, dari Delegasi Tiongkok, hadir Lu Shaojie Pendiri Platform Home Easy Renovation sekaligus Ketua Cabang Industri Furnitur Kamar Dagang Anhui di Suzhou, Dai Xingwang Direktur Yongyun Municipal Engineering Co., Ltd serta jajarannya. (*/red)
Tags: bangkalan, kawasan industri, Khofifah Indar Parawansa, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





