Konser Musik Elektronik Prancis-Indonesia

Yovie Wicaksono - 28 April 2019
Christine dan Bottlesmoker saat check sound sebelum perform, di Taman Budaya Jawa Timur, Sabtu (27/4/2019). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Institut Francais Indonesia (IFI) menggelar konser musik elektronik kolaborasi Prancis-Indonesia bersama grup musik Christine dan Bottlesmoker di pendopo Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (27/4/2019).

Christine yang terdiri dari duo DJ Prancis, pada tur Indonesia menampilkan seorang musisinya, Nicolas Lerille, dan Bottlesmoker asal Indonesia yang terdiri dari Anggung Suherman (Angkuy) dan Ryan Adzani (Nobie), sebelumnya telah menjalani residensi di Bandung pada 21-25 April 2019. Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Jakarta (26/4/2019), Surabaya (27/4/2019), Yogyakarta (28/4/2019), dan Bali (30/4/2019).

“Kami mendorong pertemuan seni dan budaya antara Prancis dan Indonesia melalui program residensi dan kolaborasi, baik dalam musik, teater, maupun tari. Hal ini membuka ruang pertukaran ide, cara, proses, dan pandangan yang akan memberikan pengalaman cara berkreasi yang baru bagi kedua pihak,” ujar Atase Kebudayaan Kedutaan Besar Prancis Abdramane Kamate.

Christine dan Bottlesmoker dalam kolaborasinya menghadirkan empat lagu dengan memadukan musik-musik nusantara, nyanyian Eropa, dan paduan suara Indonesia.

“Saya berharap penampilan saya dapat di terima dan diapresiasi oleh public Indonesia. Melalui tur bersama ini saya ingin menciptakan pertukaran budaya nyata dengan Bottlesmoker dan dengan masyarakat Indonesia yag meluas,” ujar pria yang mengaku baru pertama kali mengunjungi Indonesia ini.

Sedangkan Bottlesmoker yang terbentuk sejak 2008 dan mendapat nama di dunia musik internasional ini berharap kolaborasi ini menjadi awal yang baru untuk membuat album kolaborasi.

“Kami berharap hasil residensi kami tidak hanya dipresentasikan melalui konser di kota-kota di pulau Jawad an Bali, namun bisa dilakukan di kota-kota lainnya bahkan hingga ke Prancis. Selain itu juga semoga ini menjadi awal yang baru bagi kami dan Christine untuk membuat album kolaborasi,” ujar Angkuy.

Konser kali ini memilih tempat di pendopo Taman Budaya Jawa Timur untuk memadukan pusat kebudayaan dengan arsitektur tradisi yang melestarikan tradisi di Jawa Timur, dengan budaya musik elektronik kontemporer, yang dibawakan para pemuda berbakat asal Prancis dan Indonesia. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.