Jatim Lolos SNMPTN Tertinggi Nasional

Yovie Wicaksono - 7 May 2020
Ilustrasi SNMPTN. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Dari hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020, Provinsi Jawa Timur menjadi peringkat pertama kelulusan SNMPTN secara nasional. Dari 96.496 siswa yang diumumkan lolos dan masuk 86 PTN se-Indonesia, 13.803 di antaranya dari Jawa Timur.

Angka tersebut naik dari tahun 2019 lalu yang hanya meloloskan 13.737 siswa. Peringkat kedua dan ketiga ditempati Jawa Barat sebanyak 9.932 dan Sumatera Utara 8.771 siswa. Pengumuman hasil SNMPTN tersebut disampaikan secara daring oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Angka kelulusan Jatim pun mengalamai peningkatan yang signifikan dibanding tahun lalu. Di jenjang SMA persentase kelulusan mencapai 99,91 persen, atau naik dari tahun 2019 lalu yang hanya sebesar 98,54 persen. Sedangkan pada jenjang SMK sebesar 99,84 persen, atau meningkat dari tahun 2019 lalu yang berada di angka 98,27 persen. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku bersyukur dan bangga atas prestasi yang diperoleh Jatim. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah kerja keras siswa, guru, orangtua, serta pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

“Alhamdulillah, tahun lalu dan tahun 2020 ini Jawa Timur berada di peringkat pertama. InsyaAllah tahun-tahun mendatang semakin lebih banyak lagi siswa-siswi asal Jatim yang diterima di PTN-PTN,” kata Khofifah saat kegiatan webinar Hardiknas 2020 di Gedung Negara Grahadi, Rabu (6/5/2020).

Khofifah berharap, prestasi tersebut juga diiringi berbagai prestasi lainnya saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Dia juga memberi semangat pada siswa yang tidak lolos untuk tidak berkecil hati atau putus asa. Karena masih ada jalan lain untuk masuk PTN yakni dengan mengikuti SBMPTN pada Juli mendatang.  

“Pada seleksi ini kuotanya lebih besar daripada SNMPTN. Bahkan masih ada jalur lain lagi yaitu jalur mandiri universitas. Yang terpenting mau belajar dan berusaha, InsyaAllah pasti bisa lolos,” tuturnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.