Hoaks Aplikasi Pendeteksi Suhu Tubuh hingga Garam Dapur untuk Lawan Virus Corona

Yovie Wicaksono - 18 April 2020
Ilustrasi

SR, Surabaya – Banyak beredar informasi dan berita palsu (hoax) oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab di dunia maya, terlebih terkait dengan virus corona (Covid-19).

Jika tidak berhati-hati dan teliti, seringkali masyarakat mudah termakan hoax tersebut bahkan ikut menyebarkan informasi palsu itu. Adapun beberapa hoax maupun disinformasi yang berhasil kami rangkum diantaranya adalah ;

1. China Tuding Indonesia sebagai Sumber Virus Corona Covid-19

Penjelasan :

Telah beredar postingan di media sosial yang memuat hasil tangkapan layar pemberitaan yang berjudul “China Menuding Indonesia Sebagai Sumber Virus Corona”.

Faktanya, informasi dalam postingan tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari laman situs Liputan6.com, kabar tentang China yang menuding Indonesia sebagai sumber Virus Corona COVID-19 adalah tidak benar. Pemerintah China tidak pernah menyampaikan bahwa Indonesia menjadi sumber Virus Corona COVID-19.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4230336/cek-fakta-hoaks-china-tuding-indonesia-sebagai-sumber-virus-corona-covid-19  

 

2. Resep Teh Panas Dicampur Lemon dari Palestina untuk Sembuhkan Covid-19

Penjelasan :

Beredar pesan berantai di media WhatsApp berisi informasi yang menyebut teh panas yang dicampur lemon ampuh mengobati virus Covid-19. Resep itu diklaim berasal dari Palestina disertai narasi yang menyebut semua orang di Palestina minum segelas air panas dengan campuran lemon di malam hari karena telah terbukti membunuh virus.

Dilansir dari Liputan6.com, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr Daeng M Faqih mengatakan bahwa mengkonsumsi lemon dan teh panas dapat menyembuhkan virus corona Covid-19 belum terbukti. Selanjutnya klaim serupa ternyata juga menyebar di negara lain. Bedanya, bukan Palestina yang disebut melainkan Israel.

Dalam artikel berjudul, Lemon Juice Tea Does Not Cure COVID-19 in Israel, or Anywhere Else yang dimuat factcheck.org disebutkan, klaim bahwa campuran teh, lemon, dan sodium bicarbonate bisa menyembuhkan Covid-19 dan mencegah kematian akibat wabah tersebut adalah salah.

Sementara terkait data Covid-19 dunia terkini, pada 18 April 2020 diketahui data Covid-19 di Palestina mencapai 402 kasus Positif dan 2 Meninggal.

KATEGORI: DISINFORMASI

Link Counter:

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4224447/cek-fakta-hoaks-resep-lemon-dan-teh-panas-untuk-sembuhkan-covid-19-dari-palestina

https://www.worldometers.info/coronavirus/country/state-of-palestine/

 

3. Ma’ruf Amin Imbau Mudik Lewat Tol Langit

Penjelasan :

Beredar di sosial media sebuah hasil tangkapan layar dari artikel berita cnnindonesia.com yang diunggah pada hari kamis, 19 Maret 2020 pukul 10.31 WIB dengan judul “Darurat Corona, Ma’ruf Amin Himbau Mudik Lewat Tol Langit Saja “.

Hasil tangkapan layar tersebut disertai dengan narasi “Emangnya udah siap ya Tol Langit..?.” Setelah ditelusuri, judul artikel dari cnn Indonesia yang diunggah pada hari kamis, 19 maret 2020 pukul 10.31 WIB tidak sesuai dengan hasil tangkapan layar tersebut.

Faktanya artikel tersebut merupakan hasil suntingan dari artikel asli yang berjudul “Darurat Corona, Ma’ruf Amin Imbau Warga Tak Mudik Lebaran.”

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200319102112-20-484820/darurat-corona-maruf-amin-imbau-warga-tak-mudik-lebaran

 

4. Aplikasi Pendeteksi Suhu Tubuh

Penjelasan :

Tengah beredar pesan berantai WhatsApp tentang aplikasi smartphone yang bernama Body Temperature Diary yang bisa dipakai untuk mengukur suhu tubuh pengguna.

Faktanya setelah ditelusuri, lebih lanjut ternyata aplikasi Body Temperature Diary tidak bisa menjadi sebuah termometer untuk mengukur suhu tubuh, apalagi hanya dengan menempelkan sidik jari di layar.

Aplikasi Body Temperature Diary ini hanya berfungsi untuk mencatat suhu tubuh yang sudah diukur dengan termometer dan pengguna bisa meng-input suhu badan mereka secara manual ke kolom yang disediakan.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.liputan6.com/tekno/read/4221671/beredar-pesan-menyesatkan-soal-aplikasi-body-temperature-diary-ini-faktanya

https://m.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-disinformasi-aplikasi-pendeteksi-suhu-tubuh-hanya-catat-tak-bisa-mengukur.html

https://www.idntimes.com/tech/trend/alfonsus-adi-putra-alfonsus/cek-fakta-aplikasi-body-temperature-diary-ukur-suhu-tubuh

 

5. Surat Permohonan Bantuan Mengatasnamakan Badan Koordinasi Penanaman Modal

Penjelasan :

Beredar sebuah surat yang mengatasnamakan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan keterangan bahwa BKPM mengajukan permohonan bantuan akomodasi untuk keperluan disaat wabah Virus Corona kepada Perusahaan dan Pelaku Dunia Usaha.

Faktanya surat tersebut adalah palsu dan bukan resmi dibuat oleh pihak BKPM. Pada halaman Website milik BKPM diklarifikasi bahwa surat tersebut adalah tidak benar, dan diharapkan untuk pihak-pihak yang menerima surat tersebut agar mengkonfirmasi langsung kepada pihak BKPM.

BKPM sebagai bagian dari Pemerintah RI akan terus mendukung upaya pencegahan penyebaran wabah COVID-19, diantaranya melalui pendistribusian bantuan dari investor, fasilitasi percepatan perizinan sektor kesehatan, dan dukungan terhadap peningkatan kapasitas produksi alat kesehatan.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.bkpm.go.id/en/publication/detail/news/klarifikasi-hoax-bkpm-eng

https://www.instagram.com/p/B-zTEMcgIlc/?igshid=1683meoq22si2

 

6. Aplikasi Edukasi Corona (PeduliLindungi) Kemenkominfo Rawan Phising dan Malware

Penjelasan :

Saat ini tengah beredar informasi yang menyebutkan bahwa seolah-olah aplikasi PeduliLindungi sebagai Aplikasi Edukasi Corona Kementerian Kominfo tidak aman. Aplikasi tersebut dituduh rawan Phising dan Malware karena belum tersedia di App Store dan Play Store.

Menanggapi hal tersebut, Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Siaran Pers No. 57/HM/KOMINFO/04/2020, memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Aplikasi PeduliLindungi saat ini sudah dapat diunduh melalui App Store dan Play Store untuk versi iOS dan Android dan tidak melalui APK sehingga sangat secure dari phising dan malware.

Aplikasi PeduliLindungi sendiri telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kominfo No. 171 tahun 2020 sebagai dasar penyelenggaraan tracing, tracking dan fencing melalui infrastruktur, sistem dan aplikasi telekomunikasi untuk mendukung Surveilans Kesehatan melengkapi Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika sebelumnya yaitu Keputusan Menteri Kominfo No. 159 Tahun 2020.

Keputusan Menteri ini bersifat khusus dan sekaligus untuk memberikan jaminan perlindungan data pribadi sesuai perundang-undangan. Untuk itu, Kemkominfo menghimbau masyarakat tidak ragu untuk menginstall PeduliLindungi, karena provider menggunakan sistem keamanan berlapis.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://kominfo.go.id/content/detail/25866/siaran-pers-no-57hmkominfo042020-tentang-aplikasi-pedulilindungi-aman-dari-phising-dan-malware-diunduh-lewat-app-store-dan-play-store/0/siaran_pers

 

7. Garam Dapur NACL Dapat Melawan Virus Corona

Penjelasan :

Telah beredar informasi melalui aplikasi WhatsApp bahwa garam dapur (NaCl) dapat melawan Virus Corona. Dinarasikan bahwa sebagai hal tersebut adalah hasil eksperimen pribadi, yakni dengan memasukkan sedikit garam dapur ke mulut lalu melarutkan dan menelannya perlahan saat merasakan leher tidak enak dan terasa kering.

Garam selain sebagai penyedap dan pengawet makanan juga diklaim dapat membasmi kuman dan sakit kulit, bahkan sebagai senjata melawan Virus Corona. Hanya dalam 1/2 hari tenggorokan yang sakit dapat sembuh.

Faktanya, informasi dalam pesan tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari data.jakarta.go.id, berkumur dengan air garam memang memiliki khasiat membantu menyamankan tenggorokan, namun sampai saat ini belum ada bukti medis yang menyatakan bahwa berkumur dengan garam dapat membantu menangkal atau mengusir infeksi dari serangan Virus Corona.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

http://data.jakarta.go.id/jalahoaks/detail/HOAKS-Garam-dapur-NaCl-Dapat-Melawan-Virus-Corona

 

8. Video Ariel Noah Jadi Relawan Medis Covid-19 di Rumah Sakit

Penjelasan :

Beredar unggahan video di media sosial yang menyebutkan Nazril Irham atau Ariel Noah menjadi relawan tenaga kesehatan untuk membantu menangani pasien Covid-19.

Video tersebut dilengkapi dengan potret Ariel Noah mengenakan jas putih bertuliskan dr.Nazril Irham lengkap dengan masker di wajahnya.

Faktanya, kabar mengenai Ariel menjadi relawan petugas medis untuk menangani Covid-19 adalah tidak benar. Video yang beredar tersebut bukanlah momen saat Ariel menjadi relawan tenaga medis, melainkan saat sedang berkunjung ke PT Cedefindo (Martha Tilaar Group) pada Desember 2019.

Dilansir dari laman Vivanews.com, saat ditelusuri di akun Youtube Sahabat Noah Official, akun tersebut mengunggah video serupa pada tanggal 17 Desember 2019 dengan judul “Ariel Noah Berkunjung ke Pabrik PT Cedefindo Martha Tilaar Group”.

KATEGORI: DISINFORMASI

Link Counter:

https://www.suara.com/news/2020/04/16/115937/cek-fakta-benarkah-ariel-noah-jadi-relawan-medis-tangani-pasien-corona 

https://www.vivanews.com/viva-fakta/45468-ariel-noah-jadi-relawan-petugas-medis-corona-cek-faktanya

https://www.youtube.com/watch?v=hr0VUNIXFOY

 

9. Wanita di Rungkut Surabaya Tewas Dipukul Begal

Penjelasan :

Beredar melalui WhatsApp, video yang diklaim adanya wanita yang tewas akibat dipukul begal terjadi di Rungkut,  Surabaya.

Faktanya Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa kejadian dalam video tersebut tidak benar. Truno menuturkan setelah mendapatkan laporan viralnya video tersebut, pihaknya langsung mengecek ke Polrestabes Surabaya.

Namun tidak ada kejadian kecelakaan akibat pembegalan seperti informasi yang beredar. Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4980131/video-wanita-di-surabaya-tewas-dipukul-begal-ternyata-hoaks

 

10. File PDF Data Pasien Positif Covid-19 Surabaya di WhatsApp

Penjelasan :

Beredar sebuah file PDF berisi data informasi pasien positif Covid-19 dengan identitas dan alamat jelas di Surabaya. Dalam file PDF itu terdapat 83 identitas pasien positif Covid-19 lengkap dengan alamat rumah dan lokasi peta tempat tinggal pasien berikut tempat ia dirawat.

Faktanya, Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya, AKBP Whimboko menegaskan jika itu adalah data palsu yang dibuat oleh orang yang tak bertanggung jawab. Whimboko memastikan akan melacak pembuat berita palsu yang meresahkan masyarakat utamanya warga Surabaya.

KATEGORI: DISINFORMASI

Link Counter:

https://jatim.tribunnews.com/2020/04/16/beredar-hoaks-data-nama-alamat-pasien-covid-19-di-surabaya-polisi-ungkap-fakta-sebenarnya

https://beritajatim.com/hukum-kriminal/file-pdf-data-pasien-positif-covid-19-surabaya-di-whatsapp-adalah-hoax/

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.