Hindari Penipuan Umrah, Kenali Tips Memilih Travel Aman

Rudy Hartono - 20 January 2025
Jemaah Asal Indonesia melaksanakan ibadah umrah wajib di Mekah. (foto:rri)

SR, Surabaya – Penipuan umrah berkedok harga murah semakin meresahkan masyarakat muslim di Indonesia. Praktik ini menyasar mereka yang ingin menjalankan ibadah suci dengan biaya terjangkau namun berujung kehilangan dana.

Beragam modus digunakan, seperti promo paket murah, cicilan ringan, hingga tawaran umrah eksklusif dengan harga di luar kewajaran. “Modusnya sangat variatif, mulai dari tawaran umrah murah hingga investasi palsu,” kata Ustadz Chusni Amaludin, salah satu pembimbing ibadah haji dan umrah. Ia menegaskan, masyarakat perlu lebih kritis dalam memilih travel agar terhindar dari jeratan penipuan.

Menurut Ustadz Chusni, hal utama yang harus diperhatikan adalah legalitas travel. “Pastikan travel tersebut memiliki izin resmi dari Kementerian Agama,” ujarnya. Informasi ini dapat dicek langsung melalui situs resmi Kemenag.

Selain legalitas, reputasi dan pengalaman penyelenggara juga penting. “Cari tahu ulasan pelanggan sebelumnya. Pengalaman buruk jamaah lain bisa menjadi peringatan dini,” tambahnya.

Travel umrah yang kredibel tidak hanya menyediakan tour leader, tapi juga pembimbing ibadah bersertifikasi. “Pembimbing harus memiliki keilmuan fiqih ibadah agar jamaah mencapai umrah yang mabrur,” jelas Ustadz Chusni.

Ia menekankan pentingnya mengetahui kepastian jadwal, penerbangan, hotel, dan visa. Hal ini menghindarkan jamaah dari kejadian tak terduga, seperti pembatalan mendadak atau fasilitas yang tidak sesuai janji.

Penawaran harga jauh di bawah pasaran sering menjadi modus pelaku penipuan. “Jangan mudah tergiur harga murah tanpa memeriksa kejelasan travel tersebut,” ucapnya. Modus lain adalah investasi umrah dengan janji keuntungan besar, yang biasanya berujung pada kerugian finansial.

Dengan langkah-langkah ini, jamaah diharapkan dapat menjalankan ibadah umrah tanpa kekhawatiran. “Berhati-hatilah, karena penipuan tidak hanya merugikan materi, tapi juga menghancurkan harapan,” ucapnya mengakhiri. (*/rri/red)

 

 

 

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.