Dokter Spesialis Kulit Sebut Minuman Berkolagen Miliki Efek Jangka Panjang Bagi Tubuh

Yovie Wicaksono - 24 September 2021

SR, Surabaya – Mempunyai kulit yang sehat dan tetap kencang merupakan impian semua orang. Berbagai cara dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkannya, mulai dari perlindungan dari luar dan dalam turut dilakukan. 

Berbagai macam skincare dijual di pasaran dengan kandungan yang berbeda untuk menjaga kulit dari luar. Disamping itu penggunaan minuman berkolagen yang konon katanya dapat menjaga kulit dari dalam juga mudah ditemukan di pasaran. Bahkan banyak influencer mempromosikan berbagai merek minuman berkolagen dengan mengklaim bahwa produk tersebut terbukti ampuh menjaga kulit dari dalam.

Dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin RS Universitas Airlangga, Medhi Denisa Alinda mengatakan bahwa dalam minuman berkolagen tidak hanya terkandung kandungan kolagen saja namun terdapat berbagai zat lain. 

“Benar minuman berkolagen bisa menjaga kulit dari dalam tapi tergantung dengan berapa dosis kolagen dalam minuman tersebut,” katanya.

“Biasanya dalam minuman kolagen mengandung kombinasi zat seperti gluthation, vitamin A, dan vitamin C yang bisa membantu untuk mencerahkan kulit,” imbuh Dosen Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga ini. 

Meski memiliki kandungan yang baik terhadap kulit, minuman berkolagen juga memiliki efek jangka panjang terhadap tubuh. 

“Konsumsi jangka panjang bisa menyebabkan batu ginjal. Sebaiknya diimbangi dengan minum air putih yang banyak,” terangnya. 

Sementara itu asupan kolagen juga bisa diperoleh dari berbagai bahan alami yang ada di sekitar masyarakat. “Yang memiliki kolagen tinggi itu ayam, ikan, putih telur, buah-buahan seperti jeruk dan beri, sayur-sayuran, dan tomat,” paparnya.

Medhi menjelaskan, dibanding mengkonsumsi minuman berkolagen, penggunaan bahan-bahan alami lebih disarankan. 

“Lebih baik konsumsi bahan alami karena tidak terdapat bahan pengawet. Sedangkan minuman berkolagen biasanya ditambah pengawet,” jelasnya. 

Dosis aman dan efektif dari kandungan kolagen adalah tidak lebih dari 2,5 – 15 gram/hari. “Sebaiknya tidak lebih dari 2,5 – 15 gram/hari agar peptida kolagen bisa terhidrolisis aman dan efektif,” ujarnya.

Medhi berpesan kepada masyarakat jika ingin memiliki kulit yang sehat dan kencang adalah dengan cara hidup sehat. 

“Tidur yang cukup, makan yang banyak mengandung sayur dan buah, menggunakan krim perawatan kulit sesuai anjuran dokter seperti sunblock, selalu menggunakan pelembab, dan mencuci wajah setiap hari,” tandasnya. (*/red) 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.