Dinkes Surabaya Nyatakan Siap Waspada Antisipasi Virus Nipah

Rudy Hartono - 5 February 2026
Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina. (sumber: antara)   

SR, Surabaya  – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur (Jatim), melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) meningkatkan kewaspadaan dini terhadap berbagai potensi penyakit menular, termasuk ancaman masuknya virus Nipah ke Indonesia.

Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina di Surabaya, Rabu (4/2/2026), mengatakan pihaknya selalu berada dalam kondisi siaga melalui penguatan sistem surveilans penyakit di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

“Dinkes Surabaya terus melakukan pemantauan laporan kesehatan secara berkala, sekaligus berkoordinasi dengan Dinkes Jatim dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI,” ujarnya.

Ia menjelaskan virus Nipah merupakan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia, berasal dari kelompok virus yang dapat menyerang sistem pernapasan dan saraf dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

“Penularan bisa terjadi melalui kontak dengan hewan terinfeksi, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta dalam kondisi tertentu melalui kontak erat antarmanusia,” ucapnya.

Sebagai langkah pencegahan, lanjutnya, Dinkes Surabaya secara berkelanjutan melakukan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran.

Edukasi tersebut meliputi penyampaian informasi resmi di fasilitas kesehatan, penguatan peran tenaga medis dalam memberikan pemahaman yang tepat, hingga kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Selain itu masyarakat juga diimbau untuk menghindari konsumsi makanan yang tidak higienis serta menjauhi kontak dengan hewan liar,” ujar dia.

Nanik menambahkan seluruh fasilitas kesehatan di Surabaya telah memiliki mekanisme kewaspadaan dini terhadap penyakit menular, termasuk skrining gejala, pencatatan, dan pelaporan kasus sesuai sistem surveilans yang berlaku.

“Dengan sistem tersebut, deteksi dini bisa dilakukan apabila muncul gejala yang mengarah pada penyakit menular tertentu,” kata Nanik Sukristina. (*/ant/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.