Crop Circle Buatan Kelompok Petani Kediri

Yovie Wicaksono - 12 June 2019
Penampakan crop circle di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Masyarakat Kabupaten Kediri, Jawa Timur, belum lama ini dikejutkan dengan penampakan sebuah crop circle di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar.

Crop circle yang dibuat di sebuah lahan sawah seluas 2,1 hektar ini sengaja dibentuk oleh kelompok tani di Desa Kedungmalang, yang tergabung dalam Poktan Citarum Raharja 2. Ide ini  dipilih karena dinilai unik dan dirasa cukup untuk mengangkat keunggulan desa yang memiliki kekayaan sumber daya alam di bidang pertanian.

Kepala Desa Kedungmalang, Edi Sumitro mengatakan, konsep yang ditawarkan ketika itu hanyalah sebuah rest area, namun dalam perkembangannya ada kerjasama dengan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Jawa Timur, lalu diangkatlah juga lokasi ini menjadi wisata edukasi.

“Konsep awalnya adalah membangun rest area, karena kami melihat peluang dimana desa kami berada di jalan strategis yang selalu dilewati wisatawan,” ujar Edi.

BPSB menilai penguasaan teknologi pertanian Desa Kedungmalang bisa ditampilkan kepada pengunjung lokasi rest area.

“Teknologi pertanian memang menjadi daya lebih kami karena desa kami ditempati Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Papar. Sehingga dengan dibantu para penyuluh, kami bergerak mengemas potensi tersebut dalam bentuk wisata edukasi pertanian,” imbuhnya.

Di lokasi ini terdapat 9 varietas berbeda padi hibrida, 54 padi inbrida, 19 jagung hibrida, 8 varietas jagung manis, jagung pulut manis, jagung pulut ungu, 8 varietas kedelai, sorgum, 19 varietas melon, 17 varietas mentimun, dan 6 varietas bawang merah.

Selain itu juga ada 17 varietas semangka, strawberry, 10 varietas cabai, 9 tomat, 116 kacang panjang, 6 buncis, terong, kubis ungu, kubis sendok, sawi hijau, sawi sendok, bayam ungu, bayam hijau, bayam belang, okra, kemangi, labu botol, labu madu, labu jepang, parea, oyong, bunga marigold, bunga celosia, bunga matahari, dan bunga pacar air.

Disamping pengenalan mengenai edukasi teknologi pertanian, ditempat ini juga terdapat edukasi mengenai pemeliharaan sapi dan kambing

Sementara itu Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika  Kabupaten Kediri, Krisna Setiyawan menjelaskan, jika pengerjaan lokasi  edukasi pertanian tersebut digagas bekerjasama dengan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur

“Itu sepenuhnya kerjasama dengan Dinas Provinsi Jatim. teman-teman kita sudah cek. Harapan semua potensi yang ada di Pemkab bisa dikenalkan di masyarakat,” ujar Krisna.

Selain itu juga terdapat edukasi sapi dan kambing. Fenomena lahan pertanian yang dibentuk layaknya crop circle ini mencuat ke permukaan setelah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengupload video tersebut dalam akun Instagram miliknya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.